Hypetoday.id – Kabar mengejutkan datang dari dunia politik Indramayu yang bikin heboh publik baru-baru ini. Bupati Lucky Hakim akhirnya memberikan respons soal wakilnya yang resmi menyandang status tersangka korupsi.
Syaefudin diduga terlibat kasus penyimpangan dana tunjangan perumahan dan transportasi pimpinan DPRD setempat. Kerugian negara dalam kasus ini gak main-main karena menyentuh angka fantastis Rp18 miliar.
baca juga:Â Pria di Cilincing Resmi Ditahan Usai Rusak Ruko Sambil Pamer Airsoft Gun
Lucky Hakim mengaku baru mengetahui kabar buruk mengenai rekan kerjanya tersebut melalui berbagai pemberitaan di media. Ia juga sempat mendapatkan informasi serupa dari salah satu kepala dinas yang ikut dipanggil sebagai saksi.
“Saya mengetahui dari media, dan dari salah satu kepala dinas yg juga dipanggil sebagai tersangka,” ujar Lucky Hakim di kantornya.
Mantan aktor ternama ini ternyata sudah memantau pergerakan kasus tersebut dengan teliti sejak satu pekan terakhir. Ia aktif mencari tahu kebenaran informasi melalui berbagai akun media sosial yang memberitakan penetapan tersangka wakilnya.
“Sejak diumumkan oleh kejaksaan minggu lalu, walau memang sy sempat membaca di beberapa medsos terkait pemberitaan penetapan tersangka,” katanya.
Meskipun wakilnya sedang tersandung kasus hukum yang sangat berat, Lucky menjamin operasional pemerintahan tetap kondusif. Ia langsung gercep mengalihkan seluruh penugasan harian sang Wakil Bupati kepada Sekretaris Daerah (Sekda).

“Berjalan normal cuma memang penugasaan terhadap Pak Wabub jadi kami alihkan ke pak Sekda, karena minggu lalu pak wabub menyampaikan ke saya bahwa beliau sakit jadi tidak bisa beragenda,” tuturnya.
Di sisi lain, netizen mulai berspekulasi apakah sang bupati bakal ikut terseret dalam pusaran aliran dana miliaran tersebut. Pihak Kejaksaan Tinggi Jawa Barat sendiri kini fokus melakukan pemeriksaan mendalam terhadap para tersangka yang terlibat.
“Di hari ini sesuai surat panggilan yang kami layangkan kepada tersangka S… di penyidik Kejati Jawa Barat, sementara melakukan pemeriksaan terhadap tersangka di bidang Pidsus Kejati Jawa Barat di mana tersangka didampingi oleh penasihat hukum. Itu terkait dengan dugaan tindak pidana tunjangan perumahan anggota dewan DPRD Kabupaten Indramayu,” ucap Nur Sricahyawijaya saat ditemui di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Senin (22/6/2026).

[…] baca juga:Â Wakil Bupati Jadi Tersangka Rp18 M, Lucky Hakim Ikut Terseret? […]