Sunday, November 8, 2026

Puji Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, H. Hercules Soroti Pelunasan Utang

Sorotan tajam publik kini tertuju pada evaluasi kinerja dua tahun pemerintahan Prabowo yang menuai berbagai respons dari sejumlah kalangan. Pasalnya, kepemimpinan nasional ini dinilai menghadirkan terobosan besar di tengah dinamika politik dan ekonomi yang bergejolak.

Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rosario de Marshall atau akrab disapa H. Hercules, melontarkan pujian setinggi langit terhadap pencapaian tersebut. Selain itu, ia menegaskan bahwa masyarakat patut mengapresiasi kinerja duet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Tokoh ormas ternama ini secara khusus menyoroti keberhasilan pemerintah dalam melunasi seluruh kewajiban utang luar negeri Indonesia. Namun, klaim spektakuler tersebut ia anggap sebagai bukti nyata komitmen sang kepala negara dalam memulihkan martabat bangsa.

“Kalau menurut saya, kita harus memberi apresiasi kepada Bapak Presiden yang sangat luar biasa. Dia baru 2 tahun menjadi presiden, dia sudah menyelesaikan utang Indonesia terhadap Bank Dunia, terhadap Bank IMF. Dan Indonesia sudah tidak punya utang lagi. Dan warisan utang dari presiden ke presiden, dari presiden ke presiden, sampai ke presiden ke-7 Pak Jokowi pun, itu tidak terselesaikan,” ujar H. Hercules saat ditemui di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (21/10).

Keberhasilan Finansial Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

Pria kelahiran Timor Timur tersebut meyakini percepatan pelunasan utang dalam kurun dua tahun merupakan rekor bersejarah yang belum pernah terwujud sebelumnya. Oleh karena itu, ia meminta seluruh elemen masyarakat untuk objektif melihat kemajuan pesat yang berhasil diraih kabinet saat ini.

“Tapi ketika Prabowo presiden, Prabowo menjadi presiden baru 2 tahun, alhamdulillah utang Indonesia ini bisa diselesaikan dengan dihitung 2 tahun. Dan itu sangat luar biasa untuk pemerintah,” tutur H. Hercules.

BACA JUGA: Polisi Tahan Tersangka Penganiayaan Dua Dokter, Ridho Illahi Beri Apresiasi

Gelombang unjuk rasa dan sentimen miring yang belakangan menyasar istana dinilai sarat akan kepentingan kelompok yang tidak senang dengan ketegasan presiden. Sementara itu, sang pimpinan ormas menuding sebagian aksi protes di jalanan digerakkan oleh pihak-pihak tertentu demi motif politis.

“Itu itu orang gak suka aja. Itu orang gak suka-nggak suka, mungkin itu orang bagian daripada lawan politik. Karena mereka masih penasaran di situ lho. Tapi intinya, kita abaikan itu, kita gak usah persoalkan itu, kita angkat jempol buat Bapak Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran,” tegasnya.

Sikap Tegas Membela Kebijakan Istana

Tokoh pemuda legendaris itu juga membela langkah presiden terkait penanganan persoalan bencana alam seperti kebakaran hutan di luar pulau Jawa. Di sisi lain, ia menilai tanggung jawab perawatan lahan semestinya dibebankan kepada korporasi pemilik konsesi perkebunan.

“Itu kembalikan kepada masyarakat Kalimantan itu sendiri. Kembalikan kepada pengusaha-pengusaha yang punya kelapa sawit, yang punya bukit, yang punya gunung. Nah mereka itu minta dipertanggung- untuk menjaga itu,” cetusnya.

H. Hercules menyampaikan apresiasi terhadap dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran saat ditemui di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (21/10).
Foto by hypetoday.id

Langkah pemerintah yang menjatuhkan sanksi denda administratif bernilai miliaran rupiah per hektare dinilai sangat tepat demi menciptakan efek jera bagi perusak lingkungan. Alhasil, pengawasan korporasi terhadap konsesi lahan diharapkan semakin ketat guna meminimalkan kerugian negara.

Menepis Isu Keretakan Prabowo dan Gibran

Polemik lain yang terus bergulir di jagat maya adalah isu keretakan hubungan kepemimpinan serta tudingan legalitas ijazah wakil presiden. Pasalnya, isu lawas tersebut kembali dipanaskan oleh oknum oposisi demi menggoyang stabilitas duet kepemimpinan nasional.

Mantan tokoh kawasan Tanah Abang itu menganggap narasi pemakzulan atau desakan mundur terhadap putra sulung Jokowi sama sekali tidak berdasar secara hukum. Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa seluruh berkas pencalonan telah melewati verifikasi ketat sejak kontestasi pemilihan wali kota.

“Sebenarnya saya gak bicara ranah itu, ya kita biarkan kepada hukum ajalah. Hukum dan bukti. Karena kalau hukumnya berjalan dan buktinya betul, kan ini kan bicara bukti,” jelasnya.

H. Hercules menegaskan barisannya akan terus berdiri tegak mengawal jalannya roda pemerintahan hingga tuntas masa jabatan lima tahun mendatang. Selanjutnya, ia mengajak pihak yang belum menerima hasil pemilihan umum untuk menunggu kontestasi demokrasi berikutnya secara elegan.

Hype Highlights:

      • H. Hercules memberikan apresiasi tinggi terhadap dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya terkait klaim penuntasan utang negara ke Bank Dunia dan IMF.
      • Ketua Umum GRIB Jaya tersebut menganggap aksi unjuk rasa yang menyudutkan pemerintah digerakkan oleh lawan politik yang gagal menerima kekalahan.
      • Soal kebakaran hutan, H. Hercules membela istana dan meminta tanggung jawab penuh dibebankan kepada korporasi pemilik lahan sawit melalui sanksi denda.
      • Menanggapi isu ijazah dan desakan mundur Gibran Rakabuming Raka, H. Hercules menekankan pentingnya pembuktian hukum daripada membuat kegaduhan publik.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles