Sunday, November 8, 2026

Jangan Cuma Cek Fisik! Orang Tua Juga Wajib Peka Sama Kesehatan Mental Anak

Hypetoday.id – Kesehatan mental anak kini mendapat perhatian yang sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Para ahli mengingatkan bahwa peran orang tua di rumah menjadi kunci utama agar anak tumbuh dengan emosi yang sehat dan merasa aman setiap hari.

Perhatian terhadap kesehatan mental anak juga semakin diperkuat oleh American Academy of Pediatrics (AAP). Dalam laporan terbarunya, organisasi tersebut mendorong dokter anak untuk ikut memantau kondisi emosional dan mental anak saat pemeriksaan rutin.

Baca Juga: Dipuji Menteri Ekonomi Kreatif, Ferly Halim Bawa Film Penuh Makna untuk Keluarga Indonesia

Meski begitu, para ahli menegaskan bahwa dukungan pertama tetap berasal dari keluarga. Lingkungan rumah yang nyaman dan penuh perhatian menjadi fondasi penting bagi perkembangan emosional anak sejak usia dini.

Selama ini, banyak orang tua lebih mudah mengenali gangguan fisik dibanding perubahan perilaku atau suasana hati anak. Padahal, perubahan kecil pada kondisi emosional juga bisa menjadi tanda yang perlu segera diperhatikan.

“Sebagian besar orang tua tidak akan mengabaikan kekhawatiran tentang keterlambatan bicara, pertumbuhan yang lambat, masalah penglihatan, atau gejala fisik yang persisten, dan tingkat perhatian yang sama harus diterapkan pada regulasi emosi, perilaku, keterampilan coping, hubungan, dan rasa kesejahteraan anak secara keseluruhan,” kata dr. Sippio seperti dilansir dari Medcom.id.

Para ahli menyebut perubahan seperti anak menjadi lebih pendiam, mudah marah, sering cemas, sulit tidur, atau mulai menjauh dari lingkungan sekitar tidak boleh dianggap hal biasa. Orang tua perlu lebih peka terhadap perubahan tersebut agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.

Foto: Ilustrasi AI

Selain itu, insting orang tua juga dinilai sangat penting dalam mendeteksi perubahan pada anak. Jika merasa ada sesuatu yang berbeda, jangan ragu untuk mencari bantuan dari tenaga profesional.

“Keluarga tidak perlu menunggu sampai keadaan menjadi parah sebelum meminta bantuan. Jika ada sesuatu yang terasa terus-menerus tidak beres, baik itu kecemasan, perubahan suasana hati, ledakan emosi, kesulitan bersosialisasi, gangguan tidur, kemunduran, atau kekhawatiran perkembangan, sangat direkomendasikan untuk membicarakannya dengan dokter anak atau profesional tepercaya lainnya.”

Di luar bantuan profesional, suasana rumah yang hangat juga punya pengaruh besar terhadap kesehatan mental anak. Mendengarkan cerita mereka, memberi rasa aman, dan menghindari sikap menghakimi bisa membuat anak lebih nyaman mengekspresikan perasaannya.

Anak yang merasa didengar biasanya lebih mudah terbuka saat menghadapi masalah. Karena itu, komunikasi yang baik antara orang tua dan anak menjadi salah satu langkah sederhana, tetapi sangat penting untuk menjaga kesehatan mental mereka sejak dini.

Emran
Emranhttp://hypetoday.id
Suka membaca, menulis dan mencoba hal baru

Related Articles

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles