Pusat Grosir Metro Tanah Abang (PGMTA) sukses menggelar ajang bergengsi bertajuk Merdeka Padel Championship di Urban Racquet Club, Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Rabu (19/8). Turnamen ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus perayaan kemerdekaan yang sarat nuansa kompetitif namun tetap santai.
Rangkaian acara meriah tersebut resmi bergulir mulai pukul 14.00 WIB dengan upacara seremoni pembuka, lalu berlanjut hingga partai puncak pada malam hari. Sebanyak 84 pegiat olahraga saling unjuk kemampuan dalam kompetisi yang memadukan unsur olahraga tenis dan skuas ini.
Wakil Ketua PPRS, Edy Nop, menegaskan bahwa pemilihan cabang olahraga padel bukan tanpa alasan mengingat popularitasnya yang meroket tajam di kalangan kaum urban. Oleh karena itu, olahraga ini dinilai paling efektif dalam menyatukan para pengusaha tekstil ibu kota.
“Oke, ini dalam rangka HUT RI yang ke-81, kita dari Pusat Grosir Metro Tanah Abang, kita ngadain acara Padel. Nah, kenapa ini Padel? Karena sekarang Padel tuh sangat berkembang ya, dan karakternya tuh sosialnya kuat banget. Jadi kita sesama pedagang Tanah Abang kumpul di sini semua buat silaturahmi, fun bareng, sehat bareng. Jadi semuanya dapet tuh, sehatnya dapet, kumpulnya dapet gitu. Dan semua kita pikir ini kalau buat semua pedagang Tanah Abang biar bisa solid. Kalau orang bilang kan in this economy kalau gadget bilang ya, tapi kita semua pedagang harus solid. Karena kalau kita solid, apapun yang kita hadapi kita bisa hadapi gitu,” ucap Edy Nop saat ditemui disela-sela turnamen pada Rabu (19/8).

Semangat Solidaritas di Merdeka Padel Championship
Selanjutnya, pria ramah tersebut menggarisbawahi pentingnya mempertahankan optimisme dan daya juang di tengah situasi perekonomian yang cukup dinamis. Kegiatan fisik bersama seperti ini terbukti mampu menyuntikkan energi positif bagi para pelaku usaha.
“Tentu, semangat kemerdekaan tetap harus kita lakukan terus. Ya kan, nggak boleh patah semangat, kita harus merdeka. Merdeka dalam hal apa, apapun itu. Karena kita lupa loh, kalau Indonesia tuh udah merdeka. Banyak yang kadang sulit seperti apa. Jujur nih, kita lagi banyak tantangan nih. Kondisi sekarang ekonomi tuh kita lagi banyak tantangan. Nah makanya kita kumpul di sini buat ciptain energi positif. Karena kalau kita kompak, solid yang saya bilang tadi, badai apapun pasti kita bisa lewatin,” katanya menambahkan.
Baca Juga: Upacara HUT RI Heboh, Lucky Hakim Nyaris Dipeluk ODGJ
Sementara itu, pihak penyelenggara sengaja memboyong turnamen ke kawasan PIK karena ketersediaan fasilitas lapangan yang representatif serta dekat dengan permukiman para peserta. Hal ini membuktikan fleksibilitas komunitas dagang legendaris tersebut dalam menjajal tren gaya hidup kekinian.
Prospek Turnamen Tahunan dan Rencana Masa Depan
Di sisi lain, antusiasme peserta yang mendaftar langsung membeludak meski kapasitas lapangan masih terbatas untuk menampung seluruh pedagang dari 4.000 gerai toko yang ada. Ke depannya, pihak pengelola berjanji akan mengemas kompetisi ini secara rutin tiap tahun.
“Ini event pertama kita dan saya berharap untuk ke depannya tiap tahun kita akan adain seperti ini. Nah, gak cuma Padel doang, nanti mungkin kita bisa bikin kayak badminton, sepak bola, dan yang lain. Tapi untuk sekarang, kita bikinnya Padel dulu,” jelasnya dengan nada optimistis.

Foto by hypetoday.id
Senada dengan hal tersebut, Ketua Pelaksana Alim Id turut memastikan komitmen panitia untuk memperluas jangkauan ajang Merdeka Padel Championship pada edisi-edisi mendatang.
“Ya mungkin nanti kita ke depannya bikin yang lebih baik lagi ya. Eh kita cari sponsor lagi lah mungkin, hadiahnya mungkin lebih besar, pesertanya mungkin lebih banyak, kategorinya mungkin lebih banyak juga. Kurang lebih seperti itu,” pungkasnya.
