Sunday, November 8, 2026

Ngaku Rugi Rp 200 Miliar & Pernah Disekap, Debitur Bank Muamalat ‘Spill’ Masalah ke DPR

Hypetoday.id — Drama perbankan yang bikin geleng-geleng kepala lagi rame banget nih, Hype People. Kali ini dateng dari seorang debitur bernama Pricellyah Lilian P dari CV New Cahaya Ujung (NCU) yang nekat mendatangi Gedung DPR RI, Senayan, pada Selasa (27/1/2026). Gak sendirian, dia ditemani pengacara kondang Deolipa Yumara buat ngadu ke Komisi XI DPR RI soal dugaan penggelapan dana super fantastis yang nyeret nama Bank Muamalat.

Masalah ini ternyata udah complicated banget karena melibatkan dugaan kerugian materiil dan immateriil. Deolipa Yumara ngejelasin kalau kliennya ini ngerasa dirugikan gara-gara ada praktik yang diduga nggak sehat dari oknum bank tersebut. Padahal, hubungan kredit antara perusahaan yang berbasis di Kendari ini sama pihak bank udah jalan sejak tahun 2011, lho.

baca juga: Bikin Kamar Aesthetic Tanpa Boncos Listrik, POSH Lighting Rilis Dycorra

“Jadi kami ini klien kami ini CV New Cahaya Ujung ini berdomisili di wilayah Kendari. Jadi perusahaan ini dipanggil RDP oleh pihak Komisi 11 DPR RI dalam rangka didengar keterangannya mengenai persoalannya dengan Bank Muamalat,” jelas Deolipa Yumara kepada awak media.

Yang bikin shock, Pricellyah ngaku kalau duit di rekeningnya tiba-tiba raib tanpa dia tau. Awalnya sih, dia dibujuk sama pimpinan cabang bank buat jadi debitur dengan segala janji manis kemudahan dan keuntungan. Eh, plot twist-nya malah duit pokok, jaminan, sampe uang tunai pribadinya diduga ikut lenyap.

“Kalau untuk total kerugian yang saat ini pokok itu 38,5 miliar. Tapi kalau materilnya 200 miliar,” ungkap Pricellyah Lilian sambil nahan kecewa.

Nggak cuma soal duit yang bikin pusing, ternyata ada pengalaman traumatis yang dialamin Pricellyah. Dia curhat kalau pernah ngalamin kejadian nggak mengenakkan, yaitu dikunciin di kantor pusat bank itu pas lagi minta kejelasan soal dananya tahun 2024 lalu. Sumpah, ini sih udah kayak adegan film thriller banget!

“Bahkan ada penyekapan juga sebelum beliau saya tunjuk jadi lawyer kami, ada almarhum Angga juga dia sebagai lawyer kita dikunci di lantai 18. Sampai jam 12 malam kita enggak boleh turun,” bebernya lagi.

Pricellyah Lilian P ditemani pengacara kondang Deolipa Yumara buat ngadu ke Komisi XI DPR RI soal dugaan penggelapan dana super fantastis yang nyeret nama Bank Muamalat. Foto by hypetoday.id

Sebenernya, pihak Pricellyah udah sempet lapor ke polisi, mulai dari Polda Kendari sampe Mabes Polri. Tapi, laporannya malah kena SP3 alias dihentikan penyidikannya karena dianggap nggak ada unsur pidana. Jelas aja ini bikin mereka bingung dan ngerasa ada yang nggak beres.

“Jadi kita pertama laporan polisi tapi tidak ditindaklanjut bahkan laporan kami di SP3. Entah kami enggak tahu apa kenapa pihak kepolisian SP3 laporan kami. Masa uang dalam rekening hilang kata penyidik enggak ada tindak pidana,” keluh Pricellyah.

Sekarang, Deolipa Yumara siap pasang badan buat kliennya dan minta OJK turun tangan lewat DPR biar masalah ini cepet kelar. Dia juga nyorotin pentingnya menjaga nama baik perbankan syariah biar nggak makin trust issue di mata masyarakat.

“Apalagi Bank Muamalat ini kan bank syariah dengan pendapatan juga yang tidak maksimal sekarang ini kan karena banyak persoalan di dalam. Jadi ini yang jadi concern dari DPR RI tadi,” pungkas pengacara nyentrik tersebut.

Emran
Emranhttp://hypetoday.id
Suka membaca, menulis dan mencoba hal baru

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles