Sunday, November 8, 2026

Film Indo Lagi Gacor Parah! Dunia Melirik, Tapi Sineas Jangan Sampai ‘Star Syndrome’

Hypetoday.id — Kabar gembira nih buat lo semua pencinta film Tanah Air! Industri perfilman kita lagi ada di fase “gacor” alias masa keemasan, lho. Lembaga Sensor Film (LSF) baru aja ngasih bocoran kalau film-film lokal sekarang nggak cuma jadi jagoan kandang, tapi udah mulai bikin nervous film-film impor yang biasanya merajai bioskop. Keren banget kan?

Ketua LSF, Naswardi, bilang kalau tahun 2024 dan 2025 ini bener-bener jadi golden era buat perfilman Indonesia. Film kita nggak cuma menang dari segi jumlah produksi, tapi juga dari apresiasi penonton yang makin tinggi. So, ini jadi bukti kalau kualitas film lokal makin nggak kaleng-kaleng.

baca juga: Si Gemoy Nailoong Resmi Sapa Indonesia, Siap-Siap Banjir Hadiah Eksklusif!

“Tahun terbaiknya sudah terbentuk ya di 2024 dan 2025. Tantangan kita adalah mempertahankan kepercayaan publik, agar tetap mengapresiasi film-film nasional kita,” kata Naswardi saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (28/1/2025).

Yang bikin makin bangga, prestasi ini diraih pas pasar film global lagi lesu alias stagnan. Gara-gara itu, Indonesia jadi sorotan dunia dan dianggap sebagai “kue” lezat yang diperebutkan sama produser film internasional. Wah, siap-siap nih film kita go international!

“Dari luar ya, pasar film luar negeri global ini kan lagi stagnan dan pasar Indonesia tumbuh, sehingga ini kue, apa namanya, kue yang ingin diperebutkan gitu,” jelas Naswardi lagi.

Tapi tunggu dulu, jangan seneng dulu, Bestie. Di balik euforia ini, ada warning keras dari Pak Ketua LSF. Beliau ngingetin para sineas dan production house (PH) biar nggak terlena sama kesuksesan sesaat. Jangan sampai mentang-mentang lagi naik daun, kualitas film malah jadi downgrade.

Industri perfilman kita lagi ada di fase masa keemasan. Foto by hypetoday.id

“Sehingga kalau para rumah produksi, para PH, sineas di dalam negeri tidak memperhatikan kualitas, saya punya kekhawatiran ini penontonnya akan berpindah dari film nasional ke film impor atau film asing,” tegasnya ngasih peringatan.

Kalo kualitasnya merosot, penonton bisa aja ilfeel dan balik lagi nonton film luar. Kan sayang banget kalau momentum emas ini cuma numpang lewat doang. Makanya, konsistensi kualitas itu harga mati yang nggak bisa ditawar.

LSF sendiri berkomitmen buat dukung penuh kemajuan film nasional. Naswardi ngajak semua pihak di industri film buat collab dan bersatu padu biar film Indonesia makin slay dan bisa bersaing, nggak cuma di ASEAN tapi juga di pasar global.

“Kita juga berharap para PH, para rumah produksi tidak hanya fokus ke film nasional dalam negeri, tetapi juga bisa keluar di pasar ASEAN ataupun pasar global,” pungkas Naswardi penuh harap. Yuk, dukung terus film Indonesia biar makin mendunia!

Emran
Emranhttp://hypetoday.id
Suka membaca, menulis dan mencoba hal baru

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles