Siapa sih yang belum kenal Gilang Arsa? Cowok asal Lampung ini viral banget di media sosial gara-gara suara emasnya yang bikin netizen klepek-klepek. Awalnya cuma iseng nyanyi di medsos, sekarang dia udah satu album bareng nama-nama besar kayak Yuni Shara, Badai, sampai Dul Jaelani!
Namanya makin melejit setelah dapet kesempatan buat gabung dalam album kompilasi Love and Romance bareng artis-artis keren. Di album ini, Gilang jadi yang paling muda dan paling fresh, tapi pesonanya nggak kalah dari senior-seniornya. Albumnya sendiri udah bisa didengerin di seluruh gerai KFC Indonesia.
Yang bikin spesial, Gilang dipercaya buat remake lagu legendaris “Lagu Rindu” ciptaan Om Badai, yang dulu dikenal banget lewat Band Kerispatih. Lagu ini akhirnya dipilih karena dianggap paling cocok dengan warna vokalnya Gilang.

“Waktu aku dengar Lagu Rindu, aku suka banget sama lagunya dan menurut aku jangkauan dari lagu ini sangat luas, bisa rindu dengan siapa saja nggak harus sama pasangan, bahkan kalau di aku ini sangat relate pada saat aku di Jakarta karena aku pertama kalinya tinggal jauh dari orang tua dan aku merasa kangen banget sama orang tua di rumah,” ungkap Gilang Arsa saat press conference album Love and Romance di Pluit Village Mall, 28 Mei 2025.
Gilang juga nggak lupa mengucapkan rasa terima kasihnya ke pencipta lagu. “Terima kasih banget sama Om Badai yang sudah mengizinkan aku untuk membawakan kembali salah satu lagunya yang paling keren,” lanjutnya dengan semangat.

Perjalanan Gilang ke titik ini jelas nggak instan. Tapi kehadirannya justru jadi warna baru di industri musik Indonesia. Sosok muda dengan karakter suara khas dan vibe yang relatable banget buat anak muda zaman sekarang.
Pihak label Mans Entertainment pun nggak ragu menggaet Gilang. “Kita ingin memberi ruang dan kesempatan untuk bakat muda nan fresh, seperti Gilang Arsa yang kita percaya bisa besar suatu hari nanti karena kami melihat Gilang memiliki paket lengkap yaa secara tampilan dan karakter suara yang bagus,” kata Ibu FangFang mewakili label.
Lebih lanjut, ia juga menyebut sinyal positif dari netizen sebagai indikator penting. “Terbukti dengan banyaknya orang yang mengagumi di social media, itu sudah cukup menjadi indikator bahwa ia akan mudah diterima di industri,” tambahnya.
Dari medsos sampai dapet tempat di industri musik profesional, perjalanan Gilang Arsa jadi bukti kalau konsistensi dan bakat bisa bawa kamu ke tempat yang nggak disangka-sangka. Siapa tahu kamu next?
