Sunday, November 8, 2026

Garap Film Horor Begu Ganjang, Rama Michael Resmi Debut Jadi Produser

Industri perfilman tanah air kembali menyuguhkan gebrakan baru melalui peluncuran film horor Begu Ganjang garapan rumah produksi Delapan Entertainment Studios. Pasalnya, karya layar lebar ini mendobrak pakem horor konvensional dengan memadukan mitos mistis khas Batak dan sains kedokteran ke dalam satu layar.

Kisah film ini menyoroti pergulatan Tobi, seorang dokter muda yang selalu membantah segala fenomena gaib menggunakan logika ilmiah. Namun, keyakinan sang dokter muda runtuh seketika saat teror makhluk mengerikan mulai merenggut nyawa pasien serta mengancam keselamatan kekasihnya di Rumah Sakit Rotua.

Skenario mencekam ini mengadaptasi novel laris karya dr. Ferdiriva Hamzah yang telah mencetak penjualan lebih dari 50 ribu eksemplar. Selain itu, sang novelis menyuntikkan pengalaman profesinya sebagai dokter agar seluruh penjelasan medis dalam cerita tetap berbobot dan akurat.

Tantangan Baru Rama Michael di Film Horor Begu Ganjang

Aktor Rama Michael mengambil langkah besar dengan menduduki kursi produser eksekutif setelah rehat selama setahun dari panggung seni peran. Pria berusia 42 tahun ini mengaku merasakan beban kerja yang jauh berbeda ketika harus mengelola seluruh tahapan produksi di balik layar.

“Sebenarnya pusing, kalau mau jujur ya,” kata Rama Michael saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (19/10).

Mantan pesinetron papan atas tersebut menegaskan komitmennya untuk mengolah kekayaan cerita daerah agar mampu bersaing di kancah nasional maupun global. Sementara itu, pihak rumah produksi menggandeng talenta lintas generasi guna menghidupkan setiap karakter dokter dan pasien di film ini.

Benturan Nalar Medis dan Cerita Rakyat Batak

Sang novelis sekaligus dokter spesialis mata tersebut merancang cerita horor ini sebagai arena perdebatan sengit antara dokter dan dukun. Di sisi lain, sang penulis memastikan alur cerita tetap berpijak pada fakta ilmiah tanpa menghilangkan aura mistis sosok begu ganjang.

“Di film ini bukan cuma mengedepankan horor gitu ya, tapi juga ya hubungan antara pemikiran modern dengan pemikiran tradisional,” jelas dr. Ferdiriva Hamzah.

Selanjutnya, sang dokter memasukkan berbagai istilah kedokteran nyata agar penonton memperoleh wawasan edukatif di balik adegan menyeramkan.

Suasana Mencekam Tanpa Mengandalkan Jump Scare Murahan

Sutradara Arwin Tri Wardhana mengarahkan visual film ini dengan menitikberatkan atmosfer teror psikologis yang merayap perlahan ke benak penonton. Pasalnya, sineas berbakat ini enggan mengandalkan kejutan suara keras yang kerap mendominasi sinema horor arus utama.

“Bukan melulu jump scare, tapi serem,” tegas Arwin Wardhana saat memaparkan konsep visual yang ia terapkan.

BACA JUGA: Rogoh Bujet Fantastis, Film Horor The Doll Ghawiah Gandeng Teknologi Amerika

Kendati demikian, sang sutradara tetap mempertahankan intensitas ketegangan tinggi melalui tata artistik rumah sakit yang dingin dan mencekam.

Tim produksi melangsungkan proses pengambilan gambar di Jakarta dan Sumatera Utara guna menangkap latar budaya Batak secara autentik. Selain itu, pihak produser menggandeng budayawan lokal Dayang Rina Sinabutar untuk memastikan akurasi adat serta ritual dalam setiap adegan.

Deretan bintang ternama seperti Randy Pangalila, Nasya Marcella, Dwi Sasono, hingga Mathias Muchus siap unjuk kemampuan akting terbaik mereka. Alhasil, kehadiran film horor Begu Ganjang menjadi angin segar yang siap memikat para penikmat sinema di seluruh bioskop tanah air.

Hype Highlights:

      • Delapan Entertainment Studios memproduksi film layar lebar Begu Ganjang yang mengawinkan genre medical horror dengan legenda supranatural Batak.
      • Aktor Rama Michael resmi debut sebagai produser eksekutif dan mengawal proses produksi setelah hiatus setahun dari layar kaca.
      • Cerita film berakar dari novel bestseller karya dr. Ferdiriva Hamzah yang menyoroti konflik tajam antara rasionalitas medis dan mitos dukun.
      • Sutradara Arwin Tri Wardhana merancang teror atmosferik yang menyeramkan tanpa bergantung pada trik jump scare klise.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles