Sunday, November 8, 2026

Dobrak Batas, Konser Teatrikal Idgitaf Hadirkan Aksi Teater hingga Deretan Kolaborator

Penyanyi muda berbakat Brigitta Sriulina Beru Meliala atau yang akrab disapa Idgitaf siap menggelar pertunjukan musikal akbar di Kuningan City Ballroom, Jakarta, pada (18/9) mendatang. Pasalnya, musisi Gen Z pelantun tembang-tembang viral tersebut berniat mendobrak batasan seni melalui konser teatrikal Idgitaf yang mengawinkan lantunan vokal, gerak tari dinamis, hingga seni peran panggung.

Pelantun lagu Takut yang mengawali karier bermusiknya dari platform digital ini merancang pertunjukan tersebut sebagai wujud visualisasi utuh dari album studio keduanya bertajuk Berusaha di Bawah Hujan. Oleh karena itu, sang solois mendedikasikan waktu ekstra guna mengasah keterampilan koreografi serta seni akting demi menyuguhkan pengalaman multidimensi kepada para penikmat musiknya.

“Sekarang aku sedang menyiapkan semuanya. Mulai dari setlist, persiapan akting, sampai belajar beberapa tarian yang akan ditampilkan dalam pementasan kali ini,” kata Idgitaf dalam jumpa pers di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (3/9).

Menembus Batas Kemampuan dan Menepis Keraguan Diri

Dara kelahiran 15 Mei 2001 yang terkenal dengan lirik-lirik kontemplatifnya ini mengaku sempat terjebak dalam rasa sangsi saat pertama kali menyusun konsep panggung tersebut. Namun, tekad baja untuk melangkah keluar dari zona nyaman bernyanyi membuatnya gigih berlatih keras kendati dihantui rasa ragu.

“Sulit. Sulit karena balik lagi aku menembus limitasi diri aku sendiri jadi banyak self doubt gitu,” kata Idgitaf.

“Aku banyak meragukan diri aku sendiri gitu. Tapi aku yakin, aku yakin aku setidaknya nggak mau malu-maluin diri aku sendiri,” sambungnya.

Baca Juga: Kian Menggila di Usia 39 Tahun, Kekayaan Lionel Messi Tembus Rekor Fantastis

Selanjutnya, musisi berdarah Karo ini merasa bahwa olah vokal semata tidak lagi cukup untuk menghidupkan narasi emosional yang tertuang dalam karya terbarunya. Eksplorasi panggung yang melibatkan gestur tubuh dan dialog teatrikal dipandang sebagai sarana paling paripurna untuk berkomunikasi secara intim dengan audiens.

“Karena kan ya, aku tahu aku nyanyi bisa, nulis bisa, tapi apa lagi yang dibutuhkan untuk memvisualisasikan album ini lebih baik lagi,” ujarnya.

“Jadi aku memutuskan untuk menari, dan sekaligus menggunakan unsur teatrikalnya yaitu aku akting,” ungkapnya.

Sajian Dua Babak Penuh Dinamika Melankolis dan Deretan Kolaborator

Pementasan berdurasi panjang ini nantinya akan tersaji secara tematis ke dalam dua babak pertunjukan yang memuat lebih dari 20 repertoar lagu. Pada babak awal, Idgitaf akan memainkan personifikasi karakter Air yang beradu peran dengan karakter Api, yang terinspirasi langsung dari sosok pendamping hidup pemantik lahirnya sang album.

Sementara itu, paruh kedua panggung bakal meledak lewat rangkaian aransemen istimewa serta kemunculan deretan lagu underrated yang jarang ia nyanyikan di festival komersial. Selain itu, panggung megah ini kian semarak berkat kehadiran kolaborator papan atas seperti Hindia pada trek “Masih Ada Cahaya” serta Dere dalam lantunan “Setengah Langit”.

“Lalu di babak dua itu bener-bener full ada kolaborasi, lagu-lagu underrated aku,” katanya.

“Jadi yang kenapa aku mau menembus limitasi diri aku sendiri, karena aku merasa fans-fans aku tuh udah sayang banget sama aku, tapi aku juga pengen kasih yang lebih, lebih lagi dari aku yang cuma nyanyi aja gitu,” tuturnya.

foto by hypetoday.id

Di sisi lain, panggung juga akan diramaikan oleh aksi musikalitas dari Jebung, Rifqi FTR, Dandy, New Pusat Dunia (NPD), hingga grup musik Lomba Sihir. Kolaborasi lintas genre ini dipastikan membawa nuansa baru yang belum pernah tersaji dalam penampilan panggung sang biduan sebelumnya.

Pengalaman Interaktif Gaya Koboi dan Rincian Tiket

Bekerja sama dengan promotor Katarsis Live, helatan megah ini tidak hanya memanjakan telinga lewat tata suara apik, melainkan juga menyajikan arena interaktif tematik. Penonton diajak menyelami semesta visual sang musisi yang lekat dengan persona koboi melalui aneka permainan ketangkasan seru layaknya Rodeo Bull, Lasso Toss, serta Pull The Bull.

Pihak promotor merancang konsep partisipatif ini agar batasan antara penonton dan pengisi acara membaur menjadi satu ekosistem pertunjukan yang hangat. Alhasil, para Idgitafriends—sebutan akrab barisan penggemar Idgitaf—dapat merasakan sensasi berada di dalam atmosfer album secara riil sejak melangkahkan kaki ke area lobi.

“Kami selalu ingin menghadirkan pertunjukan musik yang dapat berarti dan dirasakan oleh penonton. Semua ide datang dari Idgitaf, dan Katarsis Live mencoba untuk mewujudkan keinginannya menjadi pengalaman yang tak terlupakan oleh Idgitafriends,” ujar Reyhana.

Penyelenggara menyediakan tiga opsi kategori tiket masuk, mulai dari kelas Hujan seharga Rp159.000, kelas Mendung senilai Rp259.000, hingga kategori tertinggi Cahaya yang dibanderol Rp349.000 dengan fasilitas tribun nyaman. Khusus pemilik tiket Cahaya, penonton berhak mengikuti sesi gelar wicara eksklusif IDGITALKShow bersama Duo Bahlul serta berburu pernak-pernik cinderamata edisi terbatas.

Fakta Kunci Pementasan:

  • Nama & Jadwal Pementasan: “Pementasan Berusaha di Bawah Hujan” siap digelar pada 18/9 di Kuningan City Ballroom, Jakarta Selatan.
  • Konsep Pertunjukan: Menghadirkan seni panggung semi-teatrikal berformat dua babak yang memadukan musik, tari, serta akting simbolik karakter Air dan Api.
  • Deretan Musisi Tamu: Melibatkan Hindia, Dere, Jebung, Rifqi FTR, Dandy, New Pusat Dunia (NPD), Lomba Sihir, serta sesi talkshow bersama Duo Bahlul.
  • Katalog Lagu (Setlist): Membawakan lebih dari 20 nomor lagu, termasuk deretan materi dari album Berusaha di Bawah Hujan (yang menembus Spotify Top Weekly Debut Albums Global) dan karya lawas underrated.
  • Harga Tiket & Fasilitas: Terbagi menjadi kategori Hujan (Rp159.000), Mendung (Rp259.000), dan Cahaya (Rp349.000) yang dilengkapi wahana permainan interaktif koboi (Rodeo Bull, Lasso Toss).

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles