Vokalis legendaris Ari Bernardus Lasso membagikan kabar menegangkan saat menjadi salah satu penumpang penerbangan Garuda Indonesia GA604 rute Jakarta menuju Makassar pada Kamis (3/9). Pasalnya, peristiwa pesawat Ari Lasso pecah ban tersebut sempat memicu kepanikan ketika roda pendarat utama sebelah kanan mendadak malafungsi saat menyentuh landasan pacu Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Pelantun tembang melankolis “Hampa” berusia 53 tahun itu menceritakan detik-detik menegangkan tersebut melalui akun media sosial pribadinya. Oleh karena itu, sang solois kawakan langsung melayangkan apresiasi tinggi atas kemahiran pilot dan kopilot yang berhasil mengendalikan burung besi berbadan besar itu dengan sangat tenang.
“Salut dan respek untuk kapten dan co-pilot Garuda GA 604 Jakarta – Makassar pagi tadi yang dengan keahlian tinggi berhasil melakukan pendaratan yang nyaris seperti tidak terjadi apa-apa dengan kondisi roda kanan tidak berfungsi maksimal,” tulis Ari Lasso di Instagram, dikutip pada Jumat, (4/9).
Respons Cepat Petugas Darurat di Landasan Pacu
Mantan vokalis Dewa 19 kelahiran Madiun tersebut turut menaruh rasa hormat kepada jajaran petugas darat yang bergerak taktis menyongsong pendaratan kritis itu. Selain itu, kesiapan armada penolong di sekitar aspal bandara membuktikan dedikasi tinggi petugas dalam memitigasi potensi marabahaya.
“Salut juga untuk ground crew Bandara Hasanudin yang tampak telah siap ‘menyambut pendaratan’ dengan berbagai peralatan pendukung hingga mobil pemadam yang tampak standby,” lanjutnya.
Kendati sempat terjebak dalam suasana mendebarkan, ayah lima anak tersebut merasa sangat lega karena seluruh penumpang dan kru kabin tiba tanpa luka sedikit pun. Selanjutnya, musisi pencetak deretan tembang hit ini memanjatkan doa syukur mendalam kepada Sang Pencipta atas mukjizat perlindungan yang dialami seluruh isi pesawat.
“Terlepas dari itu semua saya dan tentu bersyukur pada Tuhan karena memberikan kami semua keselamatan, amin,” tutup Ari Lasso.
Kronologi Evakuasi Penumpang dan Prosedur Bandara Hasanuddin
Sementara itu, pihak pengelola bandara membenarkan kendala teknis pecah ban yang menimpa armada maskapai pelat merah tersebut. Pgs. General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Lukman Mardian, menegaskan bahwa laporan darurat diterima jajarannya sekitar pukul 07.00 WITA.
Otoritas bandara kemudian lekas menyiagakan personel Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) untuk mengantisipasi potensi percikan api gesekan logam. Alhasil, proses pemindahan dan evakuasi seluruh penumpang keluar dari kabin pesawat berjalan tertib serta lancar hingga penumpang pamungkas dievakuasi pada pukul 09.53 WITA.
Penutupan Sementara Jalur Landas Pacu Runway 03–21
Di sisi lain, pengelola kebandarudaraan terpaksa menutup sementara pergerakan di Runway 03–21 selama satu jam mulai pukul 09.30 hingga 10.30 WITA melalui penerbitan NOTAM resmi. Langkah penutupan jalur pacu ini mutlak diambil demi menjamin keselamatan operasional serta memberi ruang gerak bagi proses penarikan pesawat yang teronggok.
Setelah regu penyelamat berhasil mengevakuasi badan burung besi dari landasan pacu, tim teknik bandara langsung menggelar inspeksi menyeluruh terhadap permukaan aspal. Saat ini, lintasan lepas landas utama tersebut telah beroperasi normal kembali untuk melayani jadwal penerbangan komersial berikutnya.
Fakta Kunci Peristiwa:
- Sosok Tokoh: Ari Bernardus Lasso (53 tahun), penyanyi legendaris dan mantan vokalis Dewa 19.
- Penerbangan Terdampak: Garuda Indonesia nomor penerbangan GA604 rute Jakarta (CGK) menuju Makassar (UPG).
- Waktu & Lokasi Kejadian: Kamis (3/9), mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan.
- Kendala Teknis: Pecah ban pada roda pendarat utama sebelah kanan saat proses pendaratan (landing).
- Mitigasi & Evakuasi: Tim Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) langsung siaga, seluruh penumpang tuntas dievakuasi pukul 09.53 WITA dalam kondisi selamat.
- Dampak Operasional: Penutupan sementara Runway 03–21 via NOTAM mulai pukul 09.30 hingga 10.30 WITA sebelum dinyatakan steril dan beroperasi normal kembali.
