Sunday, November 8, 2026

Tanah Adat Halmahera Diduga Dirusak, Komika Gianluigi Ngamuk: Aneh Jaman Sekarang, Kok Warga Dibungkam?

Hypetoday.id – Isu lingkungan lagi rame banget di timeline, guys! Kalau kemarin banyak yang bahas soal polusi, sekarang giliran warga Halmahera Timur, Maluku Utara, yang lagi viral karena berjuang mempertahankan tanah mereka yang kabarnya lagi krisis.

Jadi, biang keroknya diduga adalah sebuah perusahaan tambang bernama PT Position. Nama perusahaan ini mendadak jadi topik panas setelah beredar video yang nunjukkin kerusakan alam parah di sana, dan semua jari seakan menunjuk ke aktivitas pertambangan mereka.

Bukan tanpa alasan, spill-an dari warga lokal menyebut sejak PT Position mulai beroperasi tahun 2024, keluhan udah numpuk. Mulai dari alam yang rusak, air yang tercemar, sampai tanah adat mereka yang katanya dieksploitasi tanpa izin. Literally bikin geram!

Bukan cuma omdo (omong doang), tim pemantau lingkungan pada Februari 2025 lalu juga nemuin adanya bukaan lahan liar yang diduga buat tambang nikel. Parahnya, lahan ini adalah tanah adat yang digarap tanpa persetujuan warga. Akibatnya? Tanah subur yang jadi sumber kehidupan auto amblas.

Lebih nyeseknya lagi, ada laporan yang bilang kalau pas warga coba protes, mereka malah diadang dan dipaksa mundur sama aparat bersenjata. Udah kehilangan mata pencaharian, mau bersuara malah dibungkam. Kebayang nggak sih gimana rasanya?

Kabar ini pun sampai ke telinga konten kreator sekaligus komika, Gianluigi Christoikov, yang ngaku ikutan geram lihat situasi ini. Menurutnya, apa yang dilakukan warga Halmahera Timur itu wajar banget, karena mereka cuma berusaha menyelamatkan rumah mereka.

“Mereka hanya bersuara demi tanah adat yang telah di cemari mengapa mereka harus ditahan,” ungkap Gianluigi saat dihubungi tim media, Rabu (23/7).

Gianluigi juga nggak habis pikir dengan situasi di mana korban justru dipojokkan. Baginya, logika ini udah kebolak-balik dan nggak masuk akal.

“Aneh jaman sekarang. Tanah dirampas, alam dirusak, kok warga dibungkam,” lanjutnya.

Kini, dengan gerakan tagar #PTPositionMerusakLingkungan, netizen dan warga berharap pemerintah bisa gercep turun tangan. Mereka mendesak adanya tindakan tegas terhadap PT Position atas dugaan perusakan lingkungan dan tanah adat di Halmahera Timur.

Emran
Emranhttp://hypetoday.id
Suka membaca, menulis dan mencoba hal baru

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles