Sunday, November 8, 2026

Pesan Haru Film Anak-Anak Bambu untuk Indonesia

Theana Pictures baru saja memperkenalkan karya terbarunya yang menyentuh hati berjudul Anak-Anak Bambu kepada publik. Film ini mengangkat kisah tentang perjuangan anak-anak yatim dalam mempertahankan rumah tinggal mereka yang sederhana.

Aktris senior Elma Theana bertindak langsung sebagai produser untuk mewujudkan visi cerita yang sangat membumi ini. Wanita berusia 51 tahun tersebut ingin menghadirkan tontonan yang memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat luas.

Baca Juga: Wajib Nonton! Ini Daftar Film Bioskop Terbaru 15–17 Juli

“Ini adalah film pertama saya yang memang dari kisah-kisah yang memang ada di Rumah Bambu asli dan Abah juga guru senam asli dan beliau juga memang ahli bambu. Jadi saya ingin mengangkat apa… cerita di balik Rumah Bambu ini. Akhirnya alhamdulillah saya dan suami saya juga menyampaikan misi ini kepada eksekutif produser, alhamdulillah disambut dengan baik gitu,” ucap Elma Theana saat ditemui di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2026).

Pesan moral dalam film ini menitikberatkan pada pembentukan generasi bangsa yang tangguh dan tidak mudah menyerah. Sosok Abah Jatnika memberikan nyawa pada cerita melalui filosofi bambu yang memiliki sejuta manfaat bagi kehidupan.

“Pesan yang utama dalam film ini, jangan sampai kita membangun generasi yang lembek, generasi yang tidak tahan banting, generasi yang apa ya… yang tidak terdidik, yang dititipkan mudah-mudahan generasi menjadi generasi yang kuat, generasi yang serba manfaat, serba guna. Maka di dalam film ini lebih banyak diceritakan, bukan lebih banyak diceritakan memang cerita pesan terhadap anak-anak yatim, itu kan sutradara masyarakat yang kondisinya dalam keadaan lemah,” kata Abah Jatnika.

Sutradara Dyan Sunu Prastowo mengemas film ini dengan sangat apik agar pesan kebahagiaan bisa sampai ke hati penonton. Ia menilai setiap anak Indonesia berhak mendapatkan kasih sayang dan masa depan yang cerah tanpa memandang latar belakang.

“Sebenarnya ada dua hal yang membuat saya tertarik dan ikut di dalam film ini. Yang pertama adalah waktu itu Mbak Elma sempat share semangatnya gitu ya, tapi yang saya rasakan bahwa ini berbagi kebahagiaan itu pertama. Bahwa tadi sudah sampaikan sama Abah juga, di panti ini kan memang mungkin aja mereka nggak lengkap seperti anak-anak lainnya tapi mereka tetap punya harapan, mereka juga punya cita-cita, mereka juga berhak disayangi,” jelas Dyan Sunu.

Foto: Istimewa

Film ini juga mendapatkan dukungan penuh dari berbagai mitra industri kreatif untuk menyebarkan pesan positif secara masif. Sinergi antara dunia usaha dan seni peran ini diharapkan mampu memberikan dampak sosial yang nyata bagi anak-anak panti asuhan.

“Iya di sini pastinya mensupport kakak ipar aku di film pertamanya karena niatnya sangat begitu baik ya. Mungkin belum banyak yang tahu bahwa Kak Elma itu membuat film ini salah satunya karena Kak Elma itu begitu mencintai anak yatim karena Kak Elma itu sering sekali support mereka dan lahirlah film ini. Dan di sini aku melihat kita semua karakter yang ada di film Anak-Anak Bambu itu kami semua karakter itu nggak sempurna, tapi kami mempunyai cinta dan akhirnya semua itu bisa menjadi sempurna karena cinta,” pungkas Fairuz A. Rafiq.

Sinopsis

Film ini mengikuti kehidupan penghuni Rumah Anak-Anak Bambu yang harus menghadapi ancaman kehilangan tempat tinggal mereka ketika berbagai kepentingan mulai mengincar tanah yang selama ini menjadi rumah bagi puluhan anak-anak. Di tengah konflik tersebut, muncul pertanyaan besar tentang arti keluarga, penerimaan, dan tempat pulang bagi mereka yang tidak memiliki hubungan darah.

Jadwal Tayang

23 Juli 2026 di seluruh bioskop Indonesia.

Emran
Emranhttp://hypetoday.id
Suka membaca, menulis dan mencoba hal baru

Related Articles

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles