Sunday, November 8, 2026

Nyaris Kehilangan Anak, Bebi Romeo Trauma Usai Insiden Ombak Bali

Liburan keluarga Meisya Siregar dan Bebi Romeo di Bali berubah menjadi momen yang sangat mencekam bagi keduanya. Anak bungsu mereka yang bernama Bambang nyaris kehilangan nyawa setelah terseret ombak besar secara tiba-tiba.

Meisya mengakui bahwa mereka sempat merasa tenang karena sang putra sudah sangat akrab dengan suasana pantai sejak kecil. Namun, kelengahan selama beberapa menit saja hampir berujung pada sebuah tragedi yang sangat fatal.

Baca Juga: Natasha Rizky Ungkap Pernah Jadi Korban Bullying, Dikejar hingga Diancam Saat SMP

“Hingga hari itu, hari ketika kami lengah. Kami duduk agak jauh dari bibir pantai membiarkan Bambang bermain bersama sahabatnya tanpa benar-benar mengawasi setiap detiknya,” ucap Meisya Siregar dikutip HypeToday, Minggu (19/7/2026).

“Awalnya semua terlihat biasa. Anak-anak bermain, tertawa, menikmati ombak, sampai tiba-tiba satu ombak besar datang dan Bambang menghilang. Detik itu rasanya dunia berhenti. Ternyata Bambang terseret ombak,” kata Meisya Siregar menambahkan.

Keberadaan rekan artis seperti Irvan Farhad dan Hamidah Rachmayanti di lokasi menjadi penyelamat bagi nyawa sang buah hati. Seorang lifeguard lokal juga bertindak cepat dalam menarik Bambang dari gulungan air laut yang sangat ganas.

Bebi Romeo kabarnya mengalami guncangan batin yang luar biasa karena merasa gagal melindungi anaknya sendiri. Meisya menceritakan bahwa suaminya masih kesulitan memaafkan diri sendiri atas insiden yang sangat menakutkan tersebut.

“Sepenggal cerita di Bali yang cukup memukul buat kami, tadinya nggak mau buka-buka videonya lagi. Nggak sanggup, Papa Bebi Romeo masih belum bisa memaafkan dirinya sampai sekarang karena merasa jadi Ayah yang gagal,” tulis Meisya Siregar dalam postingan tersebut.

Foto by instagram @meisya_siregar

Sang putra sempat merasa trauma berat dan menolak untuk kembali mendekati area pantai sesaat setelah kejadian itu. Namun, keajaiban muncul pada keesokan harinya saat Bambang kembali berani mengajak orang tuanya untuk bermain air.

Kejadian ini memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi pasangan selebritas ini mengenai pentingnya pengawasan ekstra ketat. Meisya menegaskan bahwa penyesalan terdalam muncul saat mereka menyadari betapa tipisnya batas antara keselamatan dan maut.

“Kejadian ini menjadi penyesalan kami sebagai orang tua karena hanya dengan beberapa menit merasa aman, kami hampir kehilangan anak yang paling kami cintai,” tutur Meisya Siregar.

“Untuk semua orang tua yang sudah menonton video ini, jangan pernah lengah meskipun pantai itu sudah berkali-kali kita datangi. Laut tidak pernah bisa diprediksi. Satu detik saja bisa mengubah segalanya. Peluk anak-anak kita lebih erat hari ini karena kami hampir kehilangan kesempatan itu. Maafin Bunda sama Papa ya Nak,” pungkasnya.

Emran
Emranhttp://hypetoday.id
Suka membaca, menulis dan mencoba hal baru

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles