Sunday, November 8, 2026

Langgar Etika Profesi? Sosok ‘Dokter Detektif’ Diadukan ke Majelis Kehormatan, Terancam Kehilangan Izin Praktik

Hypetoday.id – Wih, ada drama baru nih di dunia per-skincare-an! Kalian pasti tahu dong akun viral “Dokter Detektif” alias “Doktif” yang suka ngonten pake topeng? Nah, misteri di balik topengnya akhirnya kebongkar, dan sekarang doi lagi kena masalah serius, guys!

Gimana enggak, sosok di balik akun yang sering bikin heboh itu sekarang resmi dilaporin ke Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI). Kalau terbukti bersalah, doi bisa-bisa terancam kehilangan izin praktiknya, lho. Auto panik!

Yang ngelaporin adalah sekelompok pengacara yang ngaku mewakili masyarakat yang resah. Salah satu pengacaranya, Rafi Unggul Pambudi, langsung spill the tea soal identitas asli si “Doktif”.

“Kami sudah mengantongi identitas Dokter Detektif itu yang memang bernama Dokter Samira,” ucap Rafi Unggul Pambudi saat ditemui di kawasan Kebayoran, Jakarta Selatan, Jumat (12/10/2025).

Nah, ternyata nama dr. Samira ini sempat kesebut-sebut juga di sidang kasusnya Nikita Mirzani. Dari situlah identitasnya makin terkuak.

Menurut tim pengacara, ada beberapa hal yang dianggap melanggar etika. Pertama, doi ngonten pake topeng dan nggak pake nama asli, padahal niatnya buat edukasi.

Doktif resmi dilaporin ke Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI). Foto by hypetoday.id

“Ketika Dokter Samira ini melakukan bermedia sosial, dia itu kan tidak memakai nama identitas asli. Karena memang sifatnya ini katanya dia mau mengedukasi ke masyarakat,” jelas Rafi.

Kedua, doi juga dituding sering nyerang sesama dokter di konten-kontennya. Padahal, katanya para dokter itu harusnya solid.

“Katanya kan dokter, sesama dokter adalah merupakan saudara kandung. Jadi nggak pantas dan nggak elok ketika memang dia di media sosial harus mengata-ngatai seorang dokter juga kan,” tegasnya.

Terakhir, akun “Doktif” ini juga sering banget nge-judge produk-produk tertentu, seolah-olah punya wewenang kayak Badan POM. Nah, ini juga yang dipermasalahin. Kalau beneran terbukti, sanksinya nggak main-main, guys. Mulai dari surat peringatan, disuruh sekolah lagi, sampai izin praktiknya dicabut sementara.

Sekarang, nasib “Dokter Detektif” ada di tangan Konsil Kedokteran Indonesia. Kira-kira gimana ya kelanjutannya? Kita tungguin aja update-nya

Emran
Emranhttp://hypetoday.id
Suka membaca, menulis dan mencoba hal baru

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles