Grup musik pop asal Bandung Juicy Luicy batal manggung di festival musik bergengsi XYZ Liveground yang dihelat di Stadion Temenggung Abdul Jamal, Kota Batam pada Sabtu (5/9) lalu. Pelantun tembang hits Lantas ini akhirnya merilis klarifikasi resmi guna membongkar fakta sebenarnya terkait kisruh biaya kelebihan bagasi pesawat.
Manajemen band menegaskan bahwa pembatalan sepihak tersebut sama sekali bukan keputusan emosional yang diambil secara mendadak tanpa pertimbangan matang. Pasalnya, seluruh langkah yang ditempuh para personel telah berpegang teguh pada prosedur operasional standar dan kesepakatan kontrak awal.
Pihak manajemen mengaku telah melayangkan peringatan berkala kepada promotor sejak sepekan sebelum acara guna menagih kepastian akomodasi dan pelunasan honorarium. Selain itu, ketidakpastian fasilitas perjalanan tersebut terus berlarut-larut hingga menjelang detik-detik waktu keberangkatan menuju bandara.
Alasan Kuat Juicy Luicy Batal Manggung di Batam
Situasi menegangkan mulai memuncak saat pihak penyelenggara baru menuntaskan pelunasan biaya penampilan sekitar 18 jam sebelum jadwal penerbangan. Oleh karena itu, tim musisi terpaksa menelan kekecewaan lantaran tiket penerbangan dan bukti reservasi hotel belum mereka kantongi secara lengkap.
“Sejak H-7 acara, tim Juicy Luicy telah secara berkala meminta kepastian mengenai sejumlah kewajiban penyelenggara, termasuk pelunasan biaya penampilan serta kebutuhan perjalanan dan akomodasi. Namun, hingga mendekati hari keberangkatan, beberapa hal tersebut belum mendapatkan kepastian,” tulis pihak Juicy Luicy dalam keterangan resmi yang diterima pada Jumat (11/9).
Lonjakan Biaya Bagasi Perlengkapan Konser
Masalah kian pelik ketika pergantian maskapai secara sepihak memangkas jatah bagasi cuma-cuma menjadi hanya 15 kilogram per orang. Sementara itu, beban muatan instrumen musik yang masif memaksa tim mengajukan pembelian bagasi prabayar dengan estimasi biaya fantastis.
“Berdasarkan pengecekan yang dilakukan tim melalui situs maskapai, kebutuhan prepaid baggage diperkirakan mencapai sekitar Rp44 juta. Besarnya kebutuhan bagasi tersebut berkaitan dengan perubahan maskapai yang memiliki jatah bagasi sekitar 15 kilogram per orang, sehingga kebutuhan tambahan bagasi untuk membawa perlengkapan tim menjadi lebih besar,” ungkap pihak band.
Pembengkakan Biaya Hingga Puluhan Juta di Bandara
Pihak promotor sempat berjanji mengirimkan dana talangan awal sebesar Rp26 juta sebelum rombongan tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Di sisi lain, dana yang dijanjikan tersebut tak kunjung masuk ke rekening hingga batas akhir waktu lapor masuk bagasi ditutup pada pukul 04.00 WIB.
“Tim tetap mendatangi counter maskapai untuk mempersiapkan keberangkatan. Akan tetapi, karena pembelian tambahan bagasi dilakukan langsung di bandara, biaya yang sebelumnya diperkirakan sekitar Rp44 juta meningkat menjadi sekitar Rp64 juta,” jelas mereka.
Hype Highlights:
- Alasan Utama Pembatalan: Ketidakpastian fasilitas perjalanan, keterlambatan pelunasan honorarium, dan lonjakan biaya bagasi pesawat yang tak dipenuhi promotor.
- Pembengkakan Biaya Bagasi: Estimasi bagasi prabayar awal sebesar Rp44 juta melonjak drastis menjadi Rp64 juta saat pembelian langsung di konter bandara.
- Janji Dana Talangan Meleset: Janji promotor untuk mentransfer dana awal Rp26 juta tak kunjung terealisasi hingga batas akhir check-in pukul 04.00 WIB.
- Bantahan Pembatalan Sepihak: Juicy Luicy menegaskan keputusan pembatalan murni mengacu pada kesepakatan kontrak awal yang diabaikan oleh pihak penyelenggara XYZ Liveground.
