Sorotan perfilman nasional kembali tertuju pada petualangan tiga sekawan yang terjebak dalam pusaran misteri tradisi Tionghoa. Pasalnya, film Hungry Ghost Festival menampilkan benturan kepribadian unik antara karakter perfeksionis, pemberontak, dan sosok penengah.
Cerita berpusat pada pemuda disiplin bernama Raka yang mengetahui bahwa dirinya berstatus sebagai anak angkat tanpa dokumen hukum sah. Alhasil, perjalanan mencari silsilah keluarga ke Semarang bersama Bobi dan Tintin justru memicu petualangan supranatural penuh kekacauan.
Sederet bintang muda seperti Endy Arfian, Fajar Nugra, Aci Resti, Sarah Beatrix, Jenny Zhang, hingga Arla Ailani siap unjuk kebolehan. Selain itu, sinema garapan sutradara Imam Darto di bawah naungan MVP Pictures ini dijadwalkan tayang serentak pada 26 November 2026.
Sang pemeran utama membeberkan bahwa perpaduan sifat yang bertolak belakang menjadi bumbu pemanis dalam setiap adegan. Oleh karena itu, penonton akan merasakan kehangatan persahabatan yang begitu hidup sepanjang menyaksikan alur cerita.
“Iya, dengan tiga karakter yang berbeda ini justru ketika disatuin itu jadi seru banget dengan punya warna yang berbeda-beda, gitu. Jadi nanti kalau teman-teman nonton filmnya pasti akan seru banget dan terasa dinamika antara tiga karakter ini, gitu,” tutur Endy Arfian.
Penjelasan tersebut disampaikan oleh sang aktor saat ditemui di Cinema XXI, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Senin (12/10). Selanjutnya, komika berbakat Aci Resti turut menjabarkan sifat tokoh Tintin yang ia bawakan dengan penuh keberanian tanpa rasa takut.
Karakter Bertolak Belakang Pemicu Gelak Tawa
Tokoh Tintin digambarkan sebagai perempuan pemberontak yang selalu menerobos segala rintangan hidup tanpa banyak pertimbangan rumit. Sementara itu, figur Bobi yang diperankan Fajar Nugra hadir sebagai penyeimbang logis agar situasi tidak semakin kacau.

Foto by hypetoday.id
Keberadaan karakter penengah ini terbukti sangat krusial dalam meredam ketegangan antara sifat kaku dan jiwa liar para sahabatnya. Pasalnya, benturan sudut pandang di antara mereka kerap melahirkan momen komedi segar yang mengocok perut penonton.
“Aku tuh gak, jangan terlalu kaku lah, jangan terlalu rebel lah, ada di sisi tengah-tengahnya. Jadi sisi logisnya masih sangat ada untuk di Bobi ini,” jelas Fajar Nugra.
Membangun Kedekatan di Film Hungry Ghost Festival
Kekompakan ketiga pemeran utama ternyata tidak terbangun begitu saja di depan kamera selama proses pengambilan gambar berlangsung. Di sisi lain, mereka sengaja menyempatkan diri untuk menghabiskan waktu bersama pasca menyelesaikan sesi pembacaan naskah.
BACA JUGA:Â Aci Resti dan Fajar Nugra Ungkap Tantangan Komedi Sensitif di Hungry Ghost Festival
Kegiatan nongkrong santai hingga berburu kuliner di Kota Semarang menjadi kunci utama terciptanya ikatan emosional yang solid. Kendati demikian, sang aktris jebolan ajang komedi tunggal mengaku sempat merasa canggung saat pertama kali dipasangkan dalam proyek ini.
“Jadi ya akhirnya kelar reading kita nongkrong, kita satuin visi-misi kita nih ke depannya kayak gimana. Karena kalau aku pribadi kalau ada di suatu film kalau bisa bagus kenapa enggak, gitu,” ungkap Aci Resti.
Kekuatan Pesan Moral di Balik Balutan Komedi Horor
Film ini menyajikan pesan mendalam tentang pentingnya menghargai keluarga dan orang-orang terkasih yang telah berpulang. Alhasil, tontonan layar lebar ini bukan sekadar menyuguhkan parade teror mistis melainkan sarana refleksi diri bagi generasi muda.
Paduan akting natural serta chemistry persahabatan yang kental menjanjikan suguhan sinema yang sangat menghibur di pengujung tahun. Oleh karena itu, para penikmat film komedi tanah air wajib menandai tanggal penayangan resminya di layar bioskop.
Hype Highlights:
-
-
- Film Hungry Ghost Festival menghadirkan benturan tiga kepribadian kontras: Raka yang kaku, Tintin yang rebel, dan Bobi sebagai penengah logis.
- Para pemain membangun kedekatan emosional lewat kegiatan nongkrong dan berburu kuliner selama proses syuting di Semarang.
- Sinopsis berfokus pada pencarian asal-usul keluarga oleh Raka yang berujung petaka akibat melanggar pantangan bulan hantu.
- Proyek produksi MVP Pictures ini dibintangi Endy Arfian, Fajar Nugra, dan Aci Resti, siap tayang pada 26 November 2026.
-
