Sunday, November 8, 2026

Bukan Cuma Diet, Bangun Massa Otot Jadi Kunci Hidup Sehat dan Awet Muda

Banyak orang masih menganggap angka timbangan sebagai ukuran utama keberhasilan saat berolahraga. Padahal, para ahli kesehatan menegaskan bahwa membangun dan menjaga massa otot justru menjadi kunci agar tubuh tetap sehat, kuat, dan aktif hingga usia lanjut.

Temuan ini semakin penting karena gaya hidup sedentari atau kurang bergerak terus meningkat di berbagai negara. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan sekitar 1,8 miliar orang dewasa belum memenuhi rekomendasi aktivitas fisik sehingga berisiko mengalami penyakit jantung, diabetes, hingga beberapa jenis kanker.

Baca Juga: Wajah Makin Tirus, Felicya Angelista Bantah Isu Oplas: Huhu Enggak Berani!

Kurangnya aktivitas fisik juga mempercepat penurunan massa otot akibat proses penuaan atau age-related muscle loss. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kekuatan tubuh, keseimbangan, postur, metabolisme, kesehatan tulang, hingga kemampuan seseorang menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri.

Karena itu, American College of Sports Medicine (ACSM) merekomendasikan latihan kekuatan atau strength training secara rutin sebagai salah satu cara menjaga massa otot. Latihan ini membantu mempertahankan fungsi fisik sekaligus mendukung proses penuaan yang lebih sehat.

Para ahli kini juga mulai menyoroti pentingnya membangun lean muscle, yaitu massa otot yang kuat dengan komposisi lemak tubuh yang sehat. Lean muscle bukan berarti memiliki tubuh sebesar binaragawan, melainkan membuat tubuh bergerak lebih efisien, menopang persendian, memperbaiki postur, dan meningkatkan metabolisme.

Manfaat latihan kekuatan ternyata tidak hanya dirasakan oleh tubuh, tetapi juga kesehatan mental. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa resistance training mampu membantu memperbaiki suasana hati, mengurangi stres, dan menekan gejala depresi sehingga kualitas hidup ikut meningkat.

Foto: Illustrasi AI

Selain latihan, proses pemulihan atau recovery juga menjadi bagian penting dalam menjaga kebugaran jangka panjang. Dokter spesialis gizi klinik dr. Angela Dalimarta, Sp.GK, mengingatkan bahwa tubuh membutuhkan keseimbangan antara aktivitas fisik dan waktu istirahat agar tetap berfungsi optimal.

“Masyarakat sering berfokus pada penurunan berat badan, padahal menjaga kekuatan otot dan kemampuan tubuh untuk pulih juga merupakan faktor penting dalam menjaga kualitas hidup seiring bertambahnya usia,” ujar dr. Angela.

Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kekuatan otot ikut mendorong pertumbuhan industri wellness global. Global Wellness Institute mencatat nilai ekonomi sektor ini mencapai 6,3 triliun dolar AS pada 2023 dan diproyeksikan meningkat hingga hampir 9 triliun dolar AS pada 2028, seiring meningkatnya perhatian terhadap pencegahan penyakit, healthy aging, dan kualitas hidup.

Tren tersebut melahirkan berbagai metode olahraga baru, salah satunya pilates-inspired strength training yang kini mulai diterapkan di studio kebugaran seperti Bodyform di Jakarta Selatan. Pendekatan ini menggabungkan latihan kekuatan, pemantauan detak jantung secara real-time, serta kelas pemulihan berbasis infrared agar tubuh tetap kuat, sehat, dan mampu beraktivitas secara mandiri hingga usia lanjut.

Emran
Emranhttp://hypetoday.id
Suka membaca, menulis dan mencoba hal baru

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles