Pengusaha kecantikan asal Lampung mencatatkan tinta emas di industri perawatan kulit nasional saat pencapaian rekor MURI AfterMySkin resmi disahkan. Merek produk perawatan tubuh ini sukses menyabet penghargaan bergengsi dari Museum Rekor-Dunia Indonesia atas pembagian produk pencerah kulit terbanyak.
Aksi sosial berskala besar ini langsung menyita perhatian publik karena menyasar puluhan ribu kreator konten digital di seluruh pelosok nusantara. Momentum bersejarah tersebut menegaskan dedikasi sang pemilik jenama kosmetik dalam membangun ekosistem pemasaran digital yang saling menguntungkan.
Pasalnya, pembagian sampel produk kecantikan ini disalurkan secara cuma-cuma tanpa memungut biaya sepeser pun kepada para mitra afiliator. Langkah inovatif ini terbukti ampuh membuka lapangan rezeki baru bagi ribuan ibu rumah tangga dan kalangan mahasiswa.
Penyaluran Puluhan Ribu Produk Pencerah
Pebisnis muda berusia 34 tahun tersebut membeberkan angka konkret di balik keberhasilannya meraih piagam penghargaan bergengsi dari lembaga pencatat rekor Indonesia.
“Jadi hari ini aku selaku owner After My Skin dan mungkin banyak banget yang bilang ‘Owner Royal After My Skin’. Hari ini pembagian, saya dapat piagam penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia yaitu MURI, Rekor Indonesia MURI, ‘Pembagian Sabun Pencerah (Brightening Soap) Terbanyak kepada Afiliator dalam Waktu Satu Tahun’. Dan hitungannya tuh 36.000 pieces,” ujar Andhita Irianto saat ditemui di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (20/10).
“Sebenarnya 36.000 ini dengan jumlah data ya. Dengan jumlah data di mana data itu konkret adanya, tapi belum termasuk yang data-data kayak afiliator datang ke rumah, yang beberapa afiliator bukan beberapa doang tapi aku punya afiliator di mana afiliator itu punya komunitas 400 orang yang aktif, gitu,” lanjutnya.

Foto by hypetoday.id
Oleh karena itu, predikat Owner Royal yang disematkan warganet di media sosial terbukti bukan sekadar bualan konten pemasaran semata. Komitmen membagikan modal dagang secara konsisten menjadi bukti nyata keberpihakan sang pengusaha terhadap pertumbuhan ekonomi para mitranya.
Kendati telah mencatatkan angka rekor puluhan ribu produk, ia bahkan berencana menambah kuota sampel gratis dalam waktu dekat. Sebanyak 15.000 batang sabun pembersih siap digelontorkan kembali melalui platform video pendek TikTok bagi ribuan pendaftar baru.
Wadah Mandiri Finansial Ibu Rumah Tangga
Mantan penata rias pengantin ini menjelaskan bahwa program pembagian sampel gratis bermula sejak tahun 2025 lewat kampanye pengiriman bulanan. Tim kurasi internal menyeleksi ratusan afiliator aktif guna memastikan bantuan produk benar-benar dimanfaatkan untuk pembuatan konten promosi yang sehat.
“Benar, benar. Yes, afiliator ini kan bisa menjadi apa ya, bisa menjadi penghasilan tambahan untuk para ibu-ibu, ibu-ibu rumah tangga. Dan kebanyakan memang After My Skin itu dibeli dan dipakai sama ibu-ibu yang umurnya tuh 25 sampai dengan 35 tahun ke atas,” tuturnya.
“Dan itu afiliator juga rata-rata itu ibu-ibu muda, di mana ibu-ibu muda yang memang penghasilannya itu bisa melakukan itu dari rumah aja, gitu. Kan tahu ya kalau ibu muda setelah setelah apa setelah menikah mereka hamil dan di situlah letak mereka yang agak susah untuk berjalan ke luar rumah gitu untuk mendapatkan penghasilan,” Andhita Irianto menambahkan.
BACA JUGA:Â Dobrak Tren Kecantikan Berbasis Sains, Terapi Cahaya Estetika Resmi Hadir di Indonesia
Selain itu, kemudahan menjalankan bisnis dari dalam rumah menjadi solusi mujarab bagi perempuan yang memiliki keterbatasan ruang gerak pascamelahirkan. Keberadaan ekosistem daring ini mampu mengubah waktu luang menjadi pundi-pundi rupiah yang sangat menjanjikan bagi kas keluarga.
Dampak positif perputaran komisi penjualan digital turut dirasakan oleh kalangan generasi muda di bangku perkuliahan. Banyak mahasiswa mandiri sanggup membiayai uang kuliah tunggal secara mandiri hingga mampu memberangkatkan orang tua mereka ke tanah suci.
Guyuran Hadiah Mewah dan Ambisi Bisnis Stabil
Keseriusan membina jaringan kreator diperkuat lewat komunitas After Affiliate Partner yang telah menaungi puluhan ribu anggota aktif. Manajemen perusahaan secara berkala menyiapkan program apresiasi bernilai fantastis setiap dua bulan sekali bagi mitra yang menembus target omzet.
“Jelas. Kami me- kami melangsungkan yang namanya reward 2 bulan sekali. Reward 2 bulan sekali itu bisa pencapaian sampai 10 M bahkan 15 M. 15 M itu bisa dapatin kemungkinan itu mobil mobil, ada mobil apa namanya? Avanza, mobil Pajero, gitu-gitu itu adanya. Tapi kalau dia pencapaian kan. Sampai saat ini saya membawa brand ambassador saya itu Fasya Ananda, itu adalah Top 1 GMV per-afiliatoran. Beliau pertama kali memasuki afiliator After My Skin itu udah mendapatkan dua pax umrah secara gratis dan uang tunai Rp100 juta, terus kemarin dapat apa lagi? Motor, terus liburan keliling Eropa,” jelasnya.

Foto by hypetoday.id
Di sisi lain, lulusan sarjana hukum ini tidak silau dengan ketenaran sesaat yang kerap melanda produk-produk viral di media sosial. Ia justru memprioritaskan stabilitas bisnis jangka panjang agar roda ekonomi ribuan karyawannya tetap berputar secara konsisten.
Momen monumental pencatatan rekor MURI AfterMySkin menjadi batu loncatan penting dalam memperluas dominasi pasar produk perawatan lokal. Komitmen memberdayakan sesama perempuan menjadi fondasi utama keberhasilan jenama ini untuk terus memimpin tren kecantikan masa depan.
Hype Highlights:
-
-
- AfterMySkin resmi memecahkan Rekor MURI atas pembagian 36.000 pieces sabun pencerah gratis kepada afiliator selama satu tahun.
- Program pembagian produk gratis ditujukan untuk memberdayakan ibu rumah tangga dan mahasiswa agar mandiri secara finansial.
- Jenama lokal ini menyiapkan reward berkala mulai dari mobil, tiket liburan ke Eropa dan Jepang, hingga paket umrah bagi top afiliator.
- Sang pemilik, Andhita Irianto, menargetkan pertumbuhan bisnis yang stabil dan berkelanjutan tanpa sekadar mengejar viralitas sesaat.
-
