Idola pop asal Jepang menyuntikkan narasi segar tentang penerimaan diri saat mengupas tuntas makna lagu Cinderella Pt 2 kepada publik. Karya yang masuk dalam daftar putar album anyar mereka tersebut langsung menjadi sorotan utama berkat liriknya yang sangat memberdayakan pendengar muda.
Pasalnya, grup vokal beranggotakan tujuh pemuda berbakat ini mendobrak stereotipe dongeng klasik mengenai definisi keelokan fisik seorang perempuan. Mereka membuktikan bahwa karya pop modern mampu menjadi ruang refleksi yang sehat di tengah gempuran standar kecantikan media sosial.
Selain itu, nomor trek ini memadukan ritme santai berbalut ketukan Afrobeat yang sangat adiktif sejak detik pertama dimainkan. Nuansa hangat aransemen musiknya secara cerdas memperkuat pesan afeksi yang ingin disampaikan para penampil energik ini kepada penggemar setianya.
Mendobrak Mitos Sepatu Kaca
Rapper andalan grup membeberkan alasan filosofis di balik penciptaan lagu yang terinspirasi dari karakter fiksi legendaris Disney tersebut. Ia menegaskan bahwa pesona alami seseorang jauh lebih berharga daripada ilusi keajaiban atau benda mewah semata.
“Paling berkesan Cinderella part two. Imej nya kan Disney, tapi menurut kami tanpa sepatu kaca dan magic kamu udah cantik,” ujar Jimmy saat ditemui di kegiatan Psychic Fever Press Conference in Jakarta, FX Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (14/10).
BACA JUGA:Â Sapa Penggemar Jakarta, Psychic Fever Hadirkan Album Different Lebih Berwarna
Oleh karena itu, tembang ini dirancang sebagai bentuk apresiasi tulus bagi setiap insan yang sering kali merasa kurang percaya diri. Gagasan emosional tersebut sukses menyentuh hati para pendengar karena menyuarakan kampanye self-love yang relevan bagi Gen Z masa kini.
Sementara itu, proses penggarapan lagu ini melibatkan kerja sama penulisan lirik yang sangat intens antarpersonel selama dua tahun penuh. Keterlibatan emosional tersebut melahirkan karya musik yang terdengar jauh lebih jujur serta terasa intim di telinga pencinta musik global.
Mengakrabkan Diri Lewat Ruang Digital
Kendati disibukkan dengan agenda promosi skala internasional, ketujuh pemuda multitalenta ini tetap memprioritaskan komunikasi bersama para penggemar di tanah air. Mereka memanfaatkan ekosistem platform digital secara maksimal demi menjangkau basis penggemar lokal yang terus berkembang pesat.

Vokalis bersuara merdu sekaligus sang leader memaparkan komitmen grup dalam membangun kedekatan emosional tanpa sekat jarak.
“Ini kan udah rilis MV, sudah ada sosial media juga. Jadi senang sekali bisa mengakrabkan diri dengan fans di Indonesia. Berharap suatu saat bisa ada event dan kita bisa bersenang senang bersama,” tutur Kokoro.
Alhasil, interaksi dua arah di ranah maya tersebut menjadi jembatan ampuh untuk memperkuat ikatan batin dengan komunitas pendengar Jakarta. Mereka rutin menyapa para pemujanya melalui berbagai konten kreatif di TikTok pascapencapaian ratusan juta penayangan video terdahulu.
Harmoni Karakter di Atas Pentas
Di sisi lain, keunikan kepribadian masing-masing personel justru menjadi modal utama dalam menyampaikan pesan positif di setiap pertunjukan panggung. Format tujuh karakter yang kontras menghadirkan dinamika visual dan vokal yang sangat memukau bagi siapa saja yang menyaksikannya.
Penari utama grup menegaskan bahwa perbedaan karakter di antara rekan-rekannya bukanlah sebuah penghalang, melainkan kekuatan kolektif yang dahsyat.
“Kami terdiri dari 7 orang yang punya keunikan masing masing. Perbedaan itu di atas panggung akan menjadi pengalaman berbeda bagi yang menyaksikan,” jelas Ren.
Selanjutnya, keberhasilan mereka mengemas makna lagu Cinderella Pt 2 kian mengukuhkan posisi grup sebagai representasi musisi muda yang inspiratif. Karya penuh pesan moral ini dipastikan mempererat hubungan emosional mereka dengan para pencinta musik di Indonesia hingga masa mendatang.
Hype Highlights:
-
-
- Lagu “Cinderella Pt. 2” mengusung pesan self-love dengan mendobrak standar kecantikan konvensional ala dongeng klasik.
- Aransemen lagu memadukan genre Afrobeat yang santai dengan lirik personal hasil kurasi langsung para anggota.
- Para personel berkomitmen menjaga kedekatan bersama penggemar Indonesia lewat konten media sosial dan video musik.
- Eksplorasi tema keberagaman karakter mempertegas identitas boy group ini sebagai ikon musik modern yang digandrungi Gen Z.
-
