Sunday, November 8, 2026

Ini 4 Tanda Pasangan Belum Move On Menurut Psikolog

Banyak anak muda mendapati kekasih mereka masih memperlihatkan gestur emosional terhadap masa lalu saat menjalin hubungan baru. Dilansir dari laporan Psychology Today, psikolog klinis Jeffrey Bernstein Ph.D. merangkum beberapa tanda pasangan belum move on yang wajib diwaspadai agar tidak merusak keharmonisan masa depan.

Pasalnya, memiliki rekam jejak masa lalu memang menjadi hal yang sangat lumrah bagi setiap individu. Namun, keberadaan ikatan emosional yang belum tuntas akan terus menciptakan dinamika kurang sehat serta mengikis rasa aman di antara kalian.

Baca Juga: Bosan Air Bening? Coba 5 Minuman Alternatif Air Putih yang Bikin Tubuh Tetap Terhidrasi!

Meskipun demikian, simpanan kenangan lama tidak selalu mengindikasikan bahwa pasanganmu memendam keinginan untuk kembali memadu kasih. Oleh karena itu, kamu perlu mengidentifikasi sinyal-sinyal emosional tersebut secara objektif tanpa terburu-buru menghakimi sang kekasih.

Deretan Tanda Pasangan Belum Move On Menurut Psikolog

Psikolog Jeffrey Bernstein merangkum empat sinyal utama yang menunjukkan sisa ikatan emosional masa lalu pasangan, antara lain:

  1. Masih Sering Berkomunikasi Intensif: Rajin menghubungi mantan dan menjadikannya sebagai tempat utama untuk mengadu curhat atau meminta saran pribadi.
  2. Mengidealkan Hubungan Masa Lalu: Sering memuji kisah lamanya secara berlebihan seolah-olah sempurna tanpa cela sembari menutupi konflik yang pernah terjadi.
  3. Reaksi Terlalu Emosional Saat Mendengar Kabar Mantan: Memperlihatkan emosi yang meluap-luap—seperti marah, sedih, atau heboh berlebihan—saat mantan punya pasangan baru.
  4. Sering Membandingkan Pasangan Sekarang: Tanpa sadar terus menyamakan kebiasaan atau aktivitas kamu dengan sosok di masa lalunya secara berulang.

Selain itu, kebiasaan menjadikan mantan sebagai tempat curhat utama menunjukkan bahwa batas emosional dalam hubungan kalian mulai kabur. Sementara itu, tindakan mengidealkan masa lalu juga memperlihatkan bahwa pasanganmu masih terjebak dalam rasa nostalgia yang tidak realistis.

Di samping itu, reaksi emosional yang meledak-ledak saat mendengar kabar mantan menandakan adanya penyesalan atau urusan ganjal yang belum terselesaikan. Gejolak emosi tersebut mempertegas bahwa ikatan batin pasanganmu dengan masa lalunya belum benar-benar klir.

Dampak Membandingkan Pasangan dan Solusi Batasan Sehat

Selanjutnya, kebiasaan membanding-bandingkan kamu dengan mantan akan memicu rasa minder dan memaksa kamu bersaing dengan ‘hantu’ masa lalu. Perilaku ini perlahan-lahan bakal merusak rasa percaya diri kamu serta menciptakan jarak emosional di antara kalian.

Oleh sebab itu, timbulnya rasa cemas akibat sikap doi harus segera kamu bicarakan secara jujur dan terbuka. Kamu disarankan untuk mengutarakan kegelisahan tersebut secara tenang tanpa terburu-buru menuduh pasangan secara sepihak.

Foto by illustrasi AI ChatGPT

Lebih lanjut, kalian berdua perlu duduk bersama untuk merumuskan batasan emosional yang tegas dan sehat demi menjaga kedamaian hubungan. Komunikasi yang transparan akan membantu pasangan melepaskan bayang-bayang masa lalunya secara bertahap.

Pada akhirnya, keharmonisan sebuah hubungan bersumber dari komitmen penuh untuk merawat masa kini bersama-sama. Mampu mengenali deretan tanda pasangan belum move on menjadi langkah krusial agar hubungan kalian tetap tumbuh sehat dan terhindar dari adu nasib dengan masa lalu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles