Sunday, November 8, 2026

Dua Langkah Hukum Jenny Yulia Yusuf, Laporkan Suami Anjani Dina ke Polisi dan Lawan Lelang di Pengadilan

Hypetoday.id – Kasus hukum panas kembali menyeret nama dari lingkaran selebriti. Kali ini, pengusaha Jenny Yulia Yusuf lagi berjuang di dua ‘medan perang’ hukum sekaligus. Gak main-main, ia melaporkan Ezar Alkafia, yang merupakan suami dari aktris Anjani Dina, ke Polda Metro Jaya, sambil terus melawan eksekusi rumahnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Ceritanya, Jenny baru aja dapet surat teguran (Aanmaning) buat ngosongin rumahnya yang udah dilelang. Tentu aja dia gak terima dan langsung gaspol ngajuin perlawanan (verzet) bareng pengacaranya, Friedrich Yunadi. Alasannya? Proses lelangnya dari awal udah gak bener!

Menurut sang pengacara, inti masalahnya simpel banget: kliennya sama sekali gak punya utang ke bank. Jadi, kenapa rumahnya yang malah disita? Harusnya, kata dia, pihak bank ngejar orang yang beneran ngutang, yaitu Ezar Alkafia (EZ).

“Yang hutang itu siapa? Yang hutang itu adalah EZ. Beliau ini tidak punya hutang sama bank. Lah kenapa bank tidak mengejar… yang hutang? Kenapa harus mengejar dia? Kan ini ada permainan,” tegas Friedrich Yunadi saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (17/10/2025).

Nah, perlawanan di pengadilan ini nyambung banget sama laporan polisi yang udah dibikin sebelumnya. Dalam laporan itu, Ezar diduga jadi bagian dari sindikat penipuan dengan modus ‘sewa sertifikat’. Jenny yang lagi butuh duit, diiming-imingi bakal dapet Rp88 juta per bulan kalau mau nyewain sertifikat rumahnya.

Jenny melaporkan Ezar Alkafia, yang merupakan suami dari aktris Anjani Dina, ke Polda Metro Jaya, sambil terus melawan eksekusi rumahnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Foto by Hypetoday.id

Sayangnya, janji tinggal janji. Sertifikat itu malah diduga dipalsuin buat ngajuin kredit sebesar Rp9,9 miliar tanpa sepengetahuan Jenny. Ini jadi warning keras buat kita semua, guys!

“Jadi memang ini suatu warning kepada masyarakat juga, jangan sembarangan sewa. Kalau sewa sertifikat itu sangat-sangat rawan,” ujar Friedrich, ngasih pesan penting.

Akibatnya ngeri banget. Jenny bukan cuma gagal dapet duit sewa, tapi juga terancam kehilangan rumah satu-satunya yang harganya ditaksir Rp40 miliar! Aset super mahal itu dilelang dengan harga miring, cuma Rp13 miliar, yang bikin dugaan adanya ‘permainan kotor’ makin kuat.

Kini, Jenny berharap banget perlawanannya di pengadilan bisa batalin hasil lelang itu, sementara laporan di polisi bisa bikin semua pelaku diadili. Semoga keadilan bisa ditegakkan dan kasus ini cepet tuntas ya

Emran
Emranhttp://hypetoday.id
Suka membaca, menulis dan mencoba hal baru

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles