Hypetoday.id – Kabar mengejutkan datang dari Gedung Merah Putih, guys. Pengacara nyentrik Deolipa Yumara kembali bikin geger setelah mendatangi Dewan Pengawas (Dewas) KPK pada Kamis (04/12/2025) malam. Nggak sendirian, ia mendampingi kliennya, Linda Susanti, untuk melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh oknum di lembaga antirasuah tersebut.
Masalah utamanya nggak main-main, yakni terkait penyitaan aset super fantastis senilai Rp 700 miliar. Aset milik Linda yang tersimpan aman di Safe Deposit Box (SDB) Bank BCA Tebet, Jakarta Selatan, diduga diambil paksa tanpa prosedur hukum yang jelas. Deolipa menilai ada yang nggak beres dalam proses penyitaan ini karena dianggap cacat administrasi.
baca juga:Â Seru Abis! Jurnalis Infotainment vs Pengacara Adu Skill Bola, Deolipa Yumara: Gak Ada yang Kalah!
“Ya hari ini kami datang, saya mendampingi Ibu Linda Susanti, kita akan ke Dewan Pengawas KPK. Kita akan melaporkan adanya dugaan penyalahgunaan wewenang yang diduga dilakukan oleh penyidik atau penyelidik KPK,” tegas Deolipa saat ditemui di lokasi.
Keanehan mulai tercium ketika aset yang sudah disimpan sejak 2023 tiba-tiba bermasalah setahun kemudian. Pihak bank melakukan pemblokiran dengan alasan ada perintah penegak hukum, padahal menurut pihak Deolipa, aset tersebut murni milik pribadi dan tidak ada sangkut pautnya dengan kasus korupsi apapun. Parahnya lagi, tidak ada dokumen tertulis yang jelas soal pemblokiran itu.
“Tahun 2024 itu diblokir oleh pihak Bank BCA dengan alasan karena ada perintah dari penegak hukum. Ketika diblokir ini, pihak Ibu Linda Susanti, klien saya ini, menanyakan ke BCA tapi jawabannya normatif lisan,” jelas Deolipa.

Yang bikin netizen bakal geleng-geleng kepala, ternyata ada isu praktik “belah semangka” di balik kasus ini. Deolipa membeberkan bahwa ada indikasi oknum penyidik mencoba melakukan negosiasi gelap untuk membagi hasil aset yang disita tersebut secara ilegal dengan pemiliknya.
“Apa itu belah semangka, asetnya yang sedang disita KPK mau dibagi dua, antara oknum dengan Ibu Linda, Ibu Lindanya enggak mau. Begitu, itu belah semangka ya,” ungkap Deolipa blak-blakan.
baca juga:Â Kalahkan Korea dan Jepang, Dr. Richard Lee Sabet Gelar Dokter Terbaik Asia Pasifik di Vietnam
Linda Susanti sendiri merasa sangat terintimidasi dengan tuduhan yang dilayangkan kepadanya. Ia merasa dipojokkan seolah-olah terlibat kriminal, padahal ia sedang berjuang untuk hak miliknya. Lewat laporan ke Dewas ini, Linda berharap tabir gelap di tubuh KPK bisa terungkap dan tidak ada lagi “penjahat dalam selimut”.
“Saya ingin membuktikan kepada mereka-mereka yang selalu mengintimidasi saya bahwa saya ada unsur pidananya, saya ingin membuktikan bahwa perjuangan saya adalah perjuangan yang keadilan, kebenaran dan juga melakukan untuk hak-hak saya,” pungkas Linda.
