Sunday, November 8, 2026

Merasa Dikambinghitamkan? Pihak Adam Damiri Sebut Kerugian ASABRI Terjadi Setelah Dia Pensiun

Hypetoday.id – Kisah super dramatis datang dari megaskandal korupsi PT ASABRI. Mayjen TNI (Purn) Adam Damiri, seorang jenderal veteran perang Timor Timur yang kini mendekam di penjara, nggak tinggal diam. Di usianya yang ke-76, ia kini berjuang habis-habisan mencari keadilan dengan mengajukan Peninjauan Kembali (PK).

Nggak main-main, perjuangan hukumnya ini dipimpin langsung oleh pengacaranya yang super vokal, Deolipa Yumara. Pada sidang perdana PK yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (6/11/2025), pihak Adam Damiri datang dengan membawa delapan bukti baru alias novum yang mereka yakini bisa membalikkan keadaan.

“Jadi dia mengajukan PK dengan bukti-bukti novum. Novum ini ada sampai delapan novum ya,” ucap Deolipa Yumara saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Dan ini dia plot twist-nya! Salah satu bukti pamungkas yang mereka ajukan adalah laporan keuangan resmi PT ASABRI selama masa kepemimpinan Adam Damiri (2011-2015). Menurut Deolipa, laporan tersebut justru menunjukkan bahwa ASABRI saat itu dalam kondisi sehat dan bahkan mencatatkan keuntungan, bukan kerugian.

“Di mana menyatakan bahwasanya novum tersebut menyatakan laporan keuangan ini wajar tanpa pengecualian. Kemudian laporan keuangan ini juga menyatakan ada keuntungan,” jelasnya.

Fakta ini auto jadi senjata pamungkas, karena menurut Deolipa, kerugian besar yang dituduhkan kepada kliennya justru terjadi setelah ia pensiun.

“Kerugian negara itu terjadi setelah beliau selesai menjabat. Setelah beliau berhenti dari ASABRI tahun 2015-2016, tahun 2016-2020 lah kerugian terjadi besar,” tegas Deolipa.

Nggak cuma itu, pihak Adam Damiri juga membantah keras tuduhan bahwa kliennya menikmati uang hasil korupsi. Uang pengganti sebesar Rp 17 miliar yang dibebankan kepadanya diklaim murni berasal dari hasil kerja dan investasi keluarganya.

“Jadi kan Pak Adam Damiri ini kan dihukum membayar uang pengganti sebesar 17 miliar dari dana rekening pribadinya Pak Adam Damiri, yang sebenarnya uang itu bukanlah uang dari ASABRI,” ujar Deolipa.

Deolipa menegaskan bahwa kliennya, yang berlatar belakang militer, bahkan tidak begitu terlibat dalam urusan investasi dan telah mendelegasikannya kepada direktur lain pada masanya.

“Bukan juga uang turunan dari puter-puter ASABRI, bukan. Tapi uang dari kerja Pak Adam Damiri berinvestasi dengan keluarganya dengan pihak lain yang tidak terkait dengan kasus ASABRI,” jelasnya.

Dengan delapan bukti baru yang dipegangnya, Deolipa Yumara optimis bisa memperjuangkan keadilan untuk Adam Damiri. Perang hukum ini pun dijamin bakal makin panas dan penuh drama

Emran
Emranhttp://hypetoday.id
Suka membaca, menulis dan mencoba hal baru

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles