Hypetoday.id – Demo besar-besaran yang lagi rame di mana-mana bikin suasana makin tegang, guys. Saking panasnya, seorang pakar hukum, Deolipa Yumara, sampai was-was kalau kejadian kelam kayak tragedi 1998 bisa kejadian lagi. Serius nih!
Menurut Deolipa, vibes-nya tuh mirip, di mana kekecewaan publik udah numpuk banget. Meskipun sekarang ini amarah massa lagi fokus ke anggota DPR, situasinya bisa berubah jadi lebih gawat kalau nggak ditangani dengan benar.
“Potensi itu ada, potensi terjadinya peristiwa 98,” kata Deolipa Yumara saat ditemui di kediamannya di Depok, Jumat (29/8/2025) malam.
Doi ngejelasin, untuk sekarang sasaran demonya emang DPR, bukan presiden atau pemerintah. Tapi, ini bisa jadi plot twist kalau pemerintah gagal nenangin situasi dengan cara yang adem.

“Hanya saja ini kan yang disasar adalah DPR, bukan eksekutif, bukan pemerintahan negara,” tambahnya.
Salah satu yang bikin api makin berkobar adalah insiden tragis meninggalnya abang ojol, Affan Kurniawan, yang terlindas kendaraan taktis. Kejadian ini bener-bener jadi bensin yang menyiram amarah publik.
“Kalau ini tidak cepat diredam, tidak cepat ditanggulangi dengan pola-pola persuasif yang kemudian tepat, ini kemudian akan berakibat terjadinya akumulasi lebih lanjut,” ungkapnya.
Deolipa khawatir, demo yang terus-terusan ini bisa bikin levelnya makin naik. Tuntutannya bisa makin besar, dan bukan nggak mungkin sasaran kemarahan bisa bergeser dari DPR ke lembaga negara lainnya.
“Bisa terjadi [sasaran beralih ke] lembaga eksekutif kalau eksekutif tidak bijak juga mengatasi persoalan-persoalan ini. Makanya ini diperlukan ketegasan,” tutupnya.
