Sunday, November 8, 2026

Heboh Selebgram Julia Prastini Ditangkap, Polisi Temukan Vape Berisi Etomidate

Dunia maya mendadak geger setelah selebgram Julia Prastini ditangkap jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta terkait dugaan penyalahgunaan etomidate. Figur publik yang akrab disapa Jule tersebut diamankan di sebuah apartemen kawasan Jakarta Selatan pada Senin, 14 September 2026.

Kasatresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Michael Tandayu menjelaskan, polisi menemukan empat cartridge vape saat menangkap Julia. Tiga cartridge dalam kondisi kosong, sedangkan satu lainnya masih penuh dan berisi zat etomidate.

“Jadi pada tanggal 14 September 2026, kami Satnarkoba Polresta Soekarno-Hatta melakukan penangkapan terhadap salah satu selebgram yaitu berinisial JP di sebuah apartemen yang berada di Jakarta Selatan, di mana di sana kami temukan terdapat 4 cartridge di mana 3-nya kosong yaitu sisa pakai, habis pakai, telah pakai, dan satunya masih full terisi yang berisikan zat etomidate,” ujar Michael Tandayu.

Penyidik kemudian mengembangkan kasus tersebut dengan menangkap dua perempuan berinisial RR dan RN di sebuah apartemen di Jakarta Barat. Polisi menemukan 27 cartridge vape yang mengandung etomidate dari lokasi tersebut. Pengembangan berlanjut hingga polisi menangkap warga negara China berinisial XC dengan barang bukti 71 vape berisi etomidate.

Kronologi dan Pengakuan Julia Prastini

Menurut Michael, JP baru menggunakan etomidate sekitar dua hingga tiga minggu sebelum penangkapan. Ia menyebut JP mengaku menggunakan zat tersebut karena alasan pribadi, termasuk rasa stres.

“Dari pengakuan maupun dari penyelidikan lebih lanjut penelusuran, JP baru memulai melakukan ini dari kurang lebih 2 sampai 3 minggu yang lalu, baru mencoba,” kata Michael.

Hasil pemeriksaan urine JP dinyatakan positif etomidate. Namun, polisi tidak menetapkan Julia sebagai tersangka. Dari empat orang yang diamankan, tiga orang ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan JP ditetapkan sebagai pemakai dan menjalani proses restorative justice.

“Untuk status di kepolisian kami tetapkan sebagai restorative justice yaitu JP itu sebagai pemakai. Dan selanjutnya diasesmen dan kemudian akan nanti direhabilitasi,” ujar Michael.

Status Hukum Julia Prastini

Polisi menyebut JP selama ini membeli etomidate hanya kepada RR dan RN. Sementara itu, JP ditangkap saat berada di apartemen bersama dua orang temannya. Polisi menyatakan kedua teman tersebut tidak mengetahui aktivitas JP dan hasil tes urine mereka negatif.

“Untuk JP selama ini melakukan pembelian hanya kepada RR dan RN, hanya itu saja. Selama ini baik dari penelusuran-penelusuran kami maupun dari interogasi itu match, yaitu tidak pernah membeli ke orang yang lain,” tutur Michael.

Pengembangan Jaringan Pemasok Etomidate

Dalam pengembangan kasus, polisi mengungkap RR dan RN telah beroperasi sejak Juli dengan keuntungan sekitar Rp700.000 per cartridge. Menurut Michael, keduanya mendapatkan konsumen melalui hubungan pertemanan dan komunikasi dari mulut ke mulut.

“Keuntungan bandar itu kurang lebih Rp1 juta, eh Rp700.000 per cartridge,” ujar Michael.

Kasus tersebut masih dikembangkan untuk menelusuri jaringan pemasok etomidate. Sementara itu, Julia menjalani tahapan asesmen dan rehabilitasi melalui BNNP setelah polisi menetapkannya sebagai pemakai dalam proses restorative justice.

Hype Highlights:

  • Selebgram Julia Prastini (Jule) diamankan Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta pada Senin sore, 14 September 2026.
  • Polisi menciduk ibu tiga anak tersebut di sebuah apartemen kawasan Jakarta Selatan dengan barang bukti vape berisi etomidate.
  • Etomidate merupakan obat bius atau anestesi medis keras yang kini disalahgunakan dalam campuran likuid rokok elektrik.
  • Penyidik kepolisian masih mendalami pemeriksaan intensif dan belum merilis rincian pasal sangkaan maupun kronologi lengkap ke publik.
Emran
Emranhttp://hypetoday.id
Suka membaca, menulis dan mencoba hal baru

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles