Kebanyakan orang pernah kaget saat menemukan bercak kebiruan misterius di area tubuh mereka. Kondisi memar ini kerap muncul tanpa disadari akibat benturan ringan dengan benda keras.
Kulit sensitif atau sikap kurang hati-hati sering menjadi alasan utama kemunculan bercak tersebut. Namun, penyebab medis di balik kondisi gampang memar ternyata jauh lebih kompleks.
“Meskipun wajar terjadi, Rashmi mengingatkan untuk tidak menganggap sepele memar yang muncul tanpa penyebab jelas tidak karena dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang mendasarinya,” kata Dr. Rashmi Sharma.
Baca Juga:Â Bebas Jet Lag! 4 Hidden Gems Australia Barat Ini Pas Buat Liburan Estetik
Alasan Ilmiah Kenapa Pembuluh Darah Mudah Pecah
Memar terbentuk saat pembuluh darah kecil di bawah permukaan kulit mengalami pecah. Darah kemudian merembes ke jaringan sekitar dan menimbulkan warna kemerahan hingga kebiruan.
Faktor penuaan membuat lapisan kulit menipis sehingga dinding kapiler makin rentan. Benturan ringan pun sanggup memicu pecahnya pembuluh darah pada orang berusia lanjut.

Faktor Nutrisi dan Efek Obat-obatan
Konsumsi obat pengencer darah dan suplemen tertentu juga memperlambat proses pembekuan. Jenis obat seperti aspirin dan kortikosteroid berisiko memicu pendarahan di bawah kulit.
Kekurangan asupan vitamin C dan K turut melemahkan kekuatan struktur pembuluh darah. Tubuh membutuhkan kolagen yang cukup agar jaringan ikat tetap kuat menahan benturan.
Gangguan fungsi organ hati dan kelainan trombosit dapat memperparah kondisi memar tersebut. Kamu sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter jika memar muncul secara terus-menerus.
